TINGKATKAN PEREKONOMIAN MASYARAKAT , PEMDES KANDANGAN KEMBANGKAN DESA WISATA , SUMUR AMBER DAN MAKAM SYECH ABU NA’IM MENJADI DISTINASI WISATA UNGGULAN

Kantor Desa Kandangan Sebagai Pusat Pemerintahan Desa Malayani Masyarakat

Blitar, JTV Mataraman : Pemerintah Desa ( Pemdes) Kandangan Kecamatan Srengat Kabupaten Blitar , Jawa Timur  terus berbenah dalam meningkatkan pembangunan desa yang bertujuan untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat. Baik pembangunan di bidang insfrastruktur  fisik, sosial dan keagamaan serta masih banyak  yang dikembangkan oleh pemerintah desa Kandangan.

Seperti pembangunan fisik, misalnya meliputi pembangunan pengerasan jalan makadam , Pemeliharaan jalan aspal , saluran irigasi yang berada di sejumlah titik sudah dilkasanakan dan sangat memberikan dampak postif terhadap pertumbuhan  ekonomi masyarakat.

Seperti pembangunan saluran irigasi, ini semakin strategiskarena sektor pertanian dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi  desa kandangan dan satu-satunya sektor yang mampu bertahan di tengah krisis ekonomi.

Pemdes Kandangan Merealisasikan Berbagai Proyek Infrastruktur Fisik ,Pengerasan Jalan , Pembangunan Jalan dan Saluran Irigasi Pertanian

Menurut kades Kandangan Wahyu Eko Nurdianto, pembangunan saluran di sejumlah titik sangat penting yang berfungsi untuk mengatur pembasahan tanah, agar daerah pertanian dapat diairi sepanjang waktu pada saat dibutuhkan, baik pada musim kemarau maupun musim penghujan.

“ Kami sudah membangun beberapa titik dengan memanfa’atkan anggaran jasmas dan dana desa (DD) serta bantuan dari pemerintah daerah . Ini sangat penting agar distribusi air lancar bisa memenuhi  pasokan  air untuk pertanian, dengan demikian hasil pertanian bisa melimpah” Kata Wahyu Eko Nurdianto, Kades Kandangan kepada JTV Mataraman, Senin (03/05/2021).

Selain infrastruktur fisik jalan ,Makadam dan saluran pembangunan sumberdaya daya manusia (SDM) juga menjadi  perlu dilakukan oleh  Pemdes Kandangan di era globalisasi seperti sekarang ini. Seperti membentuk manusia yang berkualitas dengan memiliki keterampilan, sehingga seringkali pemdes Kandangan menggelar pelatihan ketrampilan  yang melibatkan ibu – ibu serta para remaja desa Kandangan, diantaranya pelatihan talikur ,membatik dan pemanfaatan limbah palstik.

“ Alhamdulillah outputnya bagus , sekarang makin banyak masyarakat yang membuka  usaha dan yang sudah berjalan pesat salah satunya Kreasi Tas Talikur “ Dodik Alfi “ yang Hasil karyanya sudah dikenal di Nusantara bahkan luar negeri.” Tutur  Kades Wahyu Eko Nurdianto.

Obyek Wisata Sumur Amber Unggulan Desa Kandangan Kec.Srengat Kab.Blitar Yang Akan Menjadi Fokus Pengembangan Wisata Oleh Pemdes Setempat

Kini Desa Kandangan akan juga merencanakan pembangunan wisata desa untuk menunjang pendapatan asli desa (PADes), yakni membangun atau mengembangkan obyek wisata Sumur Amber (dikenal Sumber Kandangan) dan Makam Kyai Abu Na’im ( Syech Abu Na’im) yang berada Di Dusun Duren Desa kandangan.

Keduanya sama – sama memiliki daya tarik bagi wisatawan. Sumur Amber  misalnya pemandian ini terdiri kolam tunggal yang berbentuk  persegi dengan kedalam 1,5 meter , airnya sangat jernih. Pada bagian pojok terdapat pogon beringin yang menaungi kolam sehingga membuat suasana menjadi teduh dan nyaman bagi pengunjung.

Mbok Tinah ,seorang warga setempat menuturkan di namakan Sumur Amber, awalnya ada seseorang kakek bernama mbah Rebo atau biasa di panggil mbah Suro yang menggali sumur dan tidak sengaja luapan air yang ada di sumur melebihi kapasitas daya tampung hingga meluap dan tidak pernah kering. Dari kejadian tersebut banyak orang menyebutnya Sumur Amber dan sejak itulah Sumur Amber  hingga kini banyak dikunjungi wisatawan. ” Tutur Mbok Tinah kepada JTV Mataraman.

Selain airnya jernih dan debet air yang melimpah,konon air kolam pemandian Sumur Amber ini diyakini masyarakat membawa manfa’at dan khasiat menyembuhkan berbagai macam penyakit. “ Ya mas , banyak pengunjung rela  datang tengah malam  untuk berendam  dan terapy kebanyakan mereka yang memiliki penyakit strok,  asma dan  banyak yang sudah sembuh.” Jelasnya.  

Makam Syech Aby Na;im ,Waliyullah banyak Di ziarahi Pengunjung Dan Akan Menjadi Obyek Wisata Religi Unggulan Desa Kandangan Kini Dalam Proses Renovasi

Sedangkan pembangunan  makam Syech Abu Naim bertempat di dusun Darungan dikenal kenal waliyullah yang orang dahulu sering menyebutnya bapak masjid karena beliau yang sangat berjasa dan berperan dalam pembangunan masjid-masjid di blitar dan sekitarnya.

Usman Efendi menantu Syech Abu Naim (istri Kosiyah) mengatakan beliau kelahiran asli Dusun Ngluweng Desa Selokajang yang wafat pada tahun 1990 di usia sekitar 85 tahun yang  merupakan mantu dari Joyo Rawi babatnya Desa Kandangan, beliau merupakan suami dari Supirah anak Joyo Rawi. Beliau menikah dengan Supirah di karuniai lima orang anak yang bernama Ali naim, kosiyah, umi saroh, Mukarom dan barokah.

 ” Kehidupan sehari – harinya sangat  sederhana dan identik dengan suwal ketok bumbung( celana pendek), pendiam dan pema’af dan suka membantu sesama. Bahkan sering dimintai tolong  masyarakat terkait berbagai masalah  rumah tangga, seperti soal rezeki hingga orang sakit ganguan jin dan sebagainya.” Jelas Usman efendy.

Lanjut Usman Efendi , keberadaan makam mertuanya ( syech Aby Na’im,red) di belakang masjid itu hingga sekarang banyak ditangi peziarah berbagai daearah. “ Ramai peziarah , terutama setiap malam jum’at , banyak santri  dari berbagai daerah  berziarah , membaca Al-Qur’an dan berdo’a serta ngalap berkah.” Ujarnya.

Menurut Kepala Desa kandangan , Wahyu Eko Nurdianto, pembangunan renovasi  makam Syech Aby Na’im  di Komplek Masjid  ini diperkirakan akhir  2021 selesai dan akan menjadi salah satu tempat wisata religi di Kabupaten Blitar, selain Makam  Mbah Dimyati Selopuro ,Makam Syech Abu Hasan dan Abu Mansur Kuningan Kanigoro serta Makam Bung Karno Kota Blitar.

“ Kami optimis sangat potensial ,  keberdaan kedua obyek wisata tersebut menjadi wisata unggulan milik  desa Kandangan dan akan menyerap banyak wisatawan berbagai daerah. Nantinya  tidak hanya meningkatkan PADes saja, yang pasti perekonomian masyarakat lokal  akan meningkat.” Kata Kades Wahyu Eko Nurdianto.

Lanjut Kades Wahyu Eko Nurdianto, dirinya berharap do’a dan peran serta masyarakat dalam mewujudkan pembangunan kedua  objek wisata yang menjadi Icon Desa Kandangan akan berkembang pesat, pengunjungnya ramai, hasilnya pun masyarakat sendiri yang akan menikmati, Desa menjadi maju , makmur karena ekonomi masyarakat meningkat sehingga Desa Kandangan menjadi sebuah desa yang Baldatun Thoyibatun Warabun Ghofur.”tukasnya. (As)

Tinggalkan Balasan