Tidak Efektif, Puluhan SDN di Tulungagung Akan Dimerger

Tulungagung – Total sebanyak 31 lembaga pendidikan SDN akan dilakukan penggabungan oleh Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga, Disdikpora Tulungagung. Dari 31 SDN yang tersebar di 6 kecamatan, yakni Tulungagung, Kedungwaru, Ngunut, Rejotangan, Pucanglaban dan Kecamatan Besuki ini akan digabung menjadi 15 lembaga.

“Karena kurang efektif dan efisien, puluhan lembaga pendidikan SDN akan dilakukan penggabungan atau merger.” Jelas Bina Andari Nurmaning Kabid Bina SD Disdikpora Tulungagung.

Merger sejumlah sekolah yang rata-rata dalam satu lokasi terdapat 2 atau 3 lembaga dinilai akan lebih efektif dalam kegiatan pembelajaran.

“Berdasar pengamatan kami, beberapa lembaga sekolah yang berada dalam satu halaman sering terjadi persoalan, mulai dari perbedaan pengelolaan hingga adanya ketimpangan,” kata Bina.

Rencana penggabungan puluhan SD ini tetap harus melalui berbagai kajian. Beberapa hal yang menjadi pertimbangan antara lain efisiensi pengelolaan lembaga pendidikan, hingga jumlah populasi penduduk di sekitar lembaga pendidikan tersebut. Sedangkan jumlah murid pada suatu sekolah, bukan menjadi alasan satu-satunya untuk dilakukan merger.

“Rencana merger tahun ini, beberapa sekolah yang memiliki murid banyak juga ikut dimerger,” jelas Bina.

Diharapkan proses merger 31 SD yang saat ini tengah dalam tahap peninjauan lapangan bisa segera dituntaskan. Sehingga pengelolaan sekolah akan lebih optimal.

Selain itu, para guru juga bisa segera menyesuaikan dengan kinerja di lembaga pendidikan yang baru. (Bondan)

Tinggalkan Balasan