Terlilit Utang, Pria Asal Trenggalek Gadaikan 17 Mobil

Trenggalek – Akibat terlilit utang ratusan juta rupiah, Anggodo (35) warga Desa Nglongsor, Kecamatan Tugu, Trenggalek nekat menggadaikan 17 mobil rental milik teman- temannya. Bisnis penggelapan itu sudah dijalankan selama 6 bulan terakhir. Pelaku memperdayai para pemilik mobil rental agar disewakan untuk keperluan proyek dan instansi.

Korban semuanya berasal dari Trenggalek. Rela menyewakan mobil dengan harga bervariasi, mulai Rp 200 ribu 000 hingga Rp 300 ribu per hari. Ada juga yang Rp 6 juta sampai Rp 9 juta per bulan, tergantung jenis dan tahun mobilnya.

Kemudian, mobil itu diserahkan tersangka ke empat perantara untuk digadaikan tanpa sepengetahuan pemilik mobil. Harga jual gadai kisaran antara Rp 20 juta hingga Rp 30 juta.

Uang hasil gadai mobil itu digunakan tersangka untuk banyak hal. Mulai 10 persen untuk membayar sang perantara, sementara sisanya untuk membayar utang masa lalu dan membayar sewa mobil.

Dijelaskan Kapolres Trenggalek, AKBP Jean Calvijn Simanjuntak, dari aksinya tersangka meraup keuntungan yang besar, mulai bisa menutup utang-utangnya serta mendapat uang Rp 500 juta sampai Rp 600 juta.

“Ada 2 korban yang melapor ke kepolisian setempat, dan dari pemeriksaan polisi akhirnya terungkap, Anggodo telah menggelapkan 17 mobil rental,” kata AKBP Jean Calvijn Simanjuntak.

10 mobil sudah berhasil diamankan pihak kepolisian. Sisanya 7 mobil masih dilakukan pencarian tim di lapangan. Dari kasus itu, polisi juga menangkap seorang perantara dan dua orang penadah. Mereka kini ditahan di Mapolres Trenggalek.(mbang/p7)

Tinggalkan Balasan