Tak Layak Pakai, Dinsos Kota Kediri Hentikan Distribusi Baju Bekas

Kota Kediri – Dinas Sosial Kota Kediri menghentikan penyaluran bantuan untuk korban gempa dan tsunami di Palu, Donggala, dan Sigi Sulawesi Tengah. Penghentian penyaluran bantuan ini hanya diperuntukkan bagi masyarakat yang ingin membantu memberikan sumbangan dalam bentuk baju atau pakaian bekas.

Menurut keterangan Eko Budi Santoso selaku Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinsos Kota Kediri, saat ini sudah terkumpul banyak baju bekas di ruang Aula Pertemuan. Karena banyaknya jumlah baju bekas yang didropĀ  di Aula pertemuan, terlihat beberapa gundukan baju hampir memenuhi setiap sudut ruangan.

Bantuan pakaian yang diterima oleh Dinas Sosial tersebut bukan hanya berasal dari Kota Kediri, melainkan juga dari masyarakat luar seperti Tulungagung, dan Nganjuk. Sementara untuk baju yang dinyatakan layak pakai dan kategori masih baru sudah lebih dulu dikirimkan ke BPBD Provinsi Jawa Timur.

Pihak Dinas Sosial Kota Kediri sendiri, hingga sampai sekarang masih kebingungan dan berupaya untuk mencari solusi terkait permasalahan menumpuknya baju bekas tak layak pakai ini. Karena ruangan aula pertemuan hampir penuh dengan gundukan baju bekas. Pihak Dinsos berencana akanĀ  meminjam ruangan rehabilitasi sosial digunakan menjadi ruang rapat pertemuan.

Perlu diketahui, total sumbangan dana yang terkumpul dan diserahkan ke BPBD Provinsi Jawa Timur sebanyak Rp. 1.008.162.500 ,-. Dana ini terkumpul dari bantuan semua eleman masyarakat. Tidak hanya itu, Dinsos juga sudah mengirimkan 6 ton beras dan baju baru layak pakai yang dikirim mengunakan 7 unit truk. (Beny)

 

Tinggalkan Balasan