Sembilan Tahun Dimakamkan, Jenazah Cucu Pendiri Nahdlatul Ulama Utuh

Jombang – Jenazah seorang cucu pendiri Nahdlatul Ulama KH. Wahab Chasbullah, diketahui masih utuh saat bongkar. Jasad KH. Chasbullah Muin, ini dibongkar untuk dipindahkan dari Jakarta ke makam agung komplek Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas Jombang.

Video viral jasad H. Chasbullah Muin, cucu KH. Wahab Chasbullah saat dimakamkan di makam agung Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas Jombang, Minggu 14 Juli 2019 lalu.

Jasad almarhum yang sudah dikebumikan 8 tahun silam tepatnya 16 Mei 2011 di tempat Pemakaman Umum, Pondok Kelapa DKI Jakarta, masih utuh saat hendak di pindah ke pemakaman keluarga.

Saat dibongkar keluarga sempat kaget karena kain kafan yang membungkus putra pertama pasangan KH. Muin dan HJ. Chodijah masih bersih dan utuh. Jasad yang ada di dalam kain warna putih masih ada kulit dan mengering membungkus tulang.

KH. Hasib Wahab salah satu pengasuh Pondok Bahrul Ulum Tambakberas, membenarkan kejadian langka tersebut. Jenazah yang masih utuh itu dimakamkan di Komplek Makam Agung Pesantren Tambakberas, sesuai wasiat yang pernah disampaikan kepada keluarga.

“Almarhum meminta di semayamkan dekat dengan kakeknya pendiri NU yang juga pahlawan nasional KH Wahab Chasbullah,” kata KH. Hasib Wahab.

Paman almarhum mengenang selama hidupnya H. Chasbullah Muin, memiliki kebiasaan selalu menjaga kesucian dengan terus berwudlu. Saat batal, pemilik Pondok Pesantren Ar Ridlo di Jakarta ini langsung mengambil air wudlu hingga kembali suci. Selain itu ada beberapa amalan selalu dilakukan semasa hidupnya.

Gus Hasib menambahkan, keponakannya meninggal pada 16 Mei 2011 usai menjalani operasi jantung di RS Harapan Kita Jakarta.

Almarhum dimakamkan di TPU Pondok Kelapa DKI Jakarta, 7 hari setelah pemakaman Gus Hasib, teringat wasiat almarhum yang ingin dimakamkan di dekat kakeknya, yakni KH. Wahab Chasbullah. Selang 8 tahun wasiat tersebut baru dilaksanakan keluarga. (Saiful)

Tinggalkan Balasan