Satreskoba Polres Blitar Kota Tangkap Pengedar Sabu Jaringan Lapas Madiun

Petugas Menunjukan Barang bukti Narkoba. Foto : Much. Asrofi

 

Blitar – Satrereskoba Polres Blitar Kota berhasil menangkap pengedar narkoba jaringan Lapas Madiun. Pelaku Saeraji 49 tahun, Fatkul 42 tahun, Rozikin 23 tahun, Aditia 22 tahun, Purwanto 27 tahun, dan Mardiono 37 tahun, semuanya warga Kecamatan Selopuro Kabupaten Blitar. Keenam pelaku langsung digelandang petugas Satreskoba Polres Blitar Kota, setelah ditangkap di rumahnya masing-masing berserta barang-buktinya.

Dari tangan para pelaku, petugas mengamankan barang-bukti, seperti 15 ribu lebih pil dobel l, sabu seberat 0 koma 47 gram, uang dua ratus ribu rupiah yang merupakan hasil penjualan, serta enam buah handphone, yang digunakan untuk bertransaksi. para tersangka narkoba ini, sengaja mengelabui petugas, dengan membungkus narkoba dengan bungkus vitamin.

Salah-satu tersangka saeroji mengaku, ia mendapatkan barang haram tersebut dari seseorang narapidana di Lapasa Madiun. 1 bungkus beriri 1000 butir, ia beli seharga enam ratus ribu rupiah. “narkoba tersebut saya edarkan kepada masyarakat, dengan harga jual satu butir seribu rupiah” pengakuanya.

Kasatreskoba Polres Blitar AKP Huwailla mengatakan, para tersangka narkoba ini merupakan jaringan lapas madiun. “pemasok barang-haram terhadap para tersangka, dikendalikan seseorang dari balik lapas madiun” ungkapnya.

Kini petugas masih terus mengembangkan kasus ini, untuk bisa mengungkap seseorang di lapas madiun, yang mengendalikan peredaran narkoba di wilayah hukum Polres Blitar Kota. sedangkan keenam tersangka, akan dijerat dengan pasal 114 KUHP nomor 35 tahun 2009, dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara. (Moch.Asrofi).

Tinggalkan Balasan