Santap Ayam Bakar, 7 Orang di Tulungagung Tepar Keracunan

Tulungagung – Tujuh warga di Kabupaten Tulungagung mendapat perawatan intensif di Rumah Sakit Bhayangkara setempat, karena mengeluhkan pusing,  mual serta mutah mutah usai menyantap menu berbuka puasa bersama di sebuah pujasera.

Ketujuh korban adalah EM (19) MW (16) FJ (15) AD (15) SV (15) NS (10) adalah warga desa Ngranti Kecamatan Boyolangu dan satunya JS (15) warga kelurahan Kenayan , yang semuanya masih satu kerabat keluarga.

Dari hasil pemeriksaan dokter, ketujuh korban yang masih merupakan saudara diduga mengalami keracunan makanan. Saat berbuka puasa bersama mereka menyantap ayam bakar manis, es teh dan milk shake.

“Kini kondisi mereka berangsur membaik, setelah di berikan perawatan dan obat obatan,”  jelas dr Dwi Ahmad Afandi.

Lanjut Dwi, korban datang ke Rumah Sakit merasa pusing dan mual selang satu jam usai berbuka puasa.

Silvia salah satu korban mengaku tidak ada rasa aneh dalam makanan yang ia santap. Hanya saja rasa sambel dari ayam bakar manis yang dipesan, sedikit berbeda dan mengeluarkan bau tengik.

“Makan ayam bakar manis, tapi rasa sambel hijaunya rasanya tengik-tengik,” jelasnya.

Belum diketahui penyebab pasti dari dugaan keracunan ini, petugas dari Dinas Kesehatan Dan Kepolisian sudah mengamankan sampel makanan dan bekas mutahas untuk di lakukan uji laboratorium di Surabaya. (Danu)

 

Tinggalkan Balasan