Sakit Kurang Gizi, Kakek Dievakusi Petugas Berbaju APD Lengkap

Nganjuk – Kakek Jaminoto (65) warga Dusun Sugihan Desa Mlorah Kecamatan Rejoso Nganjuk, hanya bisa tergeletak tak berdaya di lantai rumahnya. Kakek yang hidup sebatangkara ini tak ada yang merawatnya, sehingga sakit kekurangan gizi.

Menurut Sumilan sang tetangga, Jaminoto hidup sendiri di rumah. Sebenarnya memiliki satu anak yang tinggal tak jauh dari rumah sang ayah. Namun karena ada masalah keluarga, akhirnya sang anak tak mau merawatnya, sedangkan sang istri sudah lama meninggal dunia.

Hingga akhirnya kakek Jaminoto jatuh sakit selama 3 bulan lebih. Bahkan sekitar dua minggu terakhir kondisinya semakin memburuk. Ia tak bisa makan dan minum karena tak memiliki tenaga untuk bergerak. “Badannya kurang vitamin dan nutrisi, hingga tubuhnya kurus kering tinggal tulang,” kata Sumilan.

Warga yang iba hanya bisa membantu seadanya dengan memberikan roti dan minuman serta makanan. Warga juga sempat menasehati Toni Sugiarto (35) anak kandung satu satunya, namun yang bersangkutan tetap tak mau menjenguk dan merawat ayahnya tersebut.

Khawatir kondisi Jaminoto kian parah, warga melapor ke desa setempat dan dilakukan evakuasi oleh Dinas Kesehatan Nganjuk dengan standart penanganan covid 19 ke RSUD Nganjuk guna perawatan.

Sementara Puguh Harnoto Camat Rejoso Nganjuk mengatakan, Juminoto merupakan warga yang kategori ekonomi cukup. Ia sakit karena tak memiliki tenaga untuk makan dan minum secara mandiri. Sehingga tubuhnya kekurangan gizi. (sar/p7)

Tinggalkan Balasan