Ratusan Kuda Ramaikan Kejuaraan Memorial CUP 2018 Blitar

Blitar – Kejuaraan Pacuan Kuda Tingkat Nasional Memorial Cup 2018 di helat gelanggang pacuan kuda Pikatan Kecamatan Wonodadi Kabupaten Blitar , Kamis sore (21/6/2018) diikuti oleh ratusan kuda papan atas.Kejuaran diikuti sebanyak 100 ekor lebih kuda pacu dari berbagai daerah. Pulau Jawa.

Menurut Ketua Penyelenggara sekaligus ketua Pengcab Pordasi Kabupaten Blitar Agus Salim mengatakan event lomba pacuan kuda memorial cup 2018 ini selain untuk mengenang tokoh berkuda nasional H. Ahmad Sofwan juga menjaring kuda – kuda handal untuk dilombakan sekaligus  menumbuhkan kecintaan masyarakat  untuk olah raga berkuda.

“Kejuaran pacuan kuda di Pikatan Kabupaten Blitar ini diikuti 100 lebih perserta dari berbagai daerah Jawa dan mereka sangat antusias”,Kata Agus Salim.

Agus menambahkan, selain itu kejuaraan ini juga diikuti oleh berbagai joki yang sudah menjadi juara nasional. Kejuaraan ini dibagi berbagai kelas  yakni kelas 1 ,kelas G, kelas F, Pemula A/B dan C/D hingga Kelas Terbuka dengan 13 Rice. “Kejuaraan ini selain merebutkan tropi dan hadiah sejumlah uang”. Tambahnya

Sementara itu Wakil Bupati Blitar  Marhaenis Urip Widodo  menyambut posotif dengan digelarnya lomba kejuaraan pacuan kuda tingkat nasional  memorial cup 2018 H. Achmad Sofwan oleh Pengcab Pordasi Blitar  dan berharap evet seperti ini akan bisa menumbuhkan kecintaan masyarakat untuk beternak kuda selain untuk menjaring kuda kuda handal untuk dilombakan.

 “Ini sangat bagus sekali untuk menunjukkan bahwa di Kabupaten Blitar banyak bibit-bibit joki yang handal serta  layak untuk mengadakan kejuaraan pacuan kuda di tingkat nasional,”Tuturnya.

Dalam event ini kejuaraan hamper merata ,meski masih ada klub klub yang mendominasi kejuaraan seperti panjilaras stable asal Blitar , empat kuda yang diturunkan semuanya meraih juara. Sedangkan untuk juara umum di Kelas Terbuka Bergengsi 1.800 meter , diraih Mayora Stable asal Sidoarjo yakni Kuda Putra Mayora dengan Joki Himawan.

H. Warlhaiyono pemilik kuda putra mayora mengaku senang kuda peliharaanya bisa mengguli lawan – lawannya yang meruapakan pesaing ketat dan berkelas.” Saya sebelumnya optimis kalau putra mayora akan menang menjadi terdepan, karena sudah turun gelanggang sudah kami persiapkan mulai dari kesehatan fisik dan sebagainya’. Ungkapnya.

Dalam kejuaraan ini Mayora Stable hanya menurunkan dua kuda salag satunya gank mayora  dikelas pemula C/D namun gagal berlaga final bersaing dengan kuda Claudy Jordan dan Fiona Kinali asal Kediri. (Moch.Asrofi)

Tinggalkan Balasan