Proses Lelang Debat Pilkada Sempat Diwarnai Kecurangan Dari Panitia

Nganjuk – Proses lelang debat Pilkada Nganjuk ke tiga, di warnai kecurangan oleh panitia ULP LPSE  Nganjuk, dengan dugaan menjatuhkan salah satu peserta lelang serta memihak pada peserta lain.

Dari pantauan tim liputan JTV, Upaya tersebut dilakukan dengan cara pihak panitia merubah harga total penawaran milik CV Afida Hilmi Production dari harga Rp. 328.625.000 menjadi Rp. 352.175.000.

Perubahan itu di lakukan setelah adanya temuan kesalahan perhitungan oleh CV Afida pada kebutuhan belanja asesoris, sehingga ada pembengkakan jumlah, padahal jelas jenis kontrak lelang menggunakan model lump sum sehingga panitia tidak boleh merubah jumlah total penawaran.

Namun aturan itu sempat di langgar oleh panitia, sehingga CV Afida yang seharusnya masuk peringkat dua jadi turun ke peringkat tiga. Peserta melakukan protes via whats app ke panitia lelang, sehingga panitia mengakui kesalahannya dan mengembalikan pada jumlah semula.

Peserta lelang menyayangkan upaya dari panitia lelang yang dianggap tidak adil dan tidak bertindak fear sesuai aturan lelang lpse yang berlaku. (Tim Liputan JTV)

 

Tinggalkan Balasan