Posko Penanganan Covid-19 Poltek Kediri mengobservasi 1323 Warga Pendatang

Kediri – Sebanyak 1323 warga pendatang yang masuk ke Kota Kediri sejak tanggal 3 April hingga hari ini telah di periksa dan observasi di Posko Terpadu Penanganan covid-19 di Kampus Poltek Kota Kediri. Dari data Posko Terpadu yang masih dikarantina sebanyak 38 orang, terdiri dari 28 laki laki dan 10 wanita.

Ribuan warga pendatang yang dilakukan ceck point di Posko Terpadu Poltek Kediri ini, diantaranya adalah penumpang kereta api yang turun di Stasiun Kediri, penumpang yang turun di Terminal Tamanan serta warga Kota Kediri yang mudik dari luar kota yang dengan sukarela lapor ke posko.

Dengan prosedur yang standart covid-19, seluruh warga yang datang dari luar kota wajib di periksa oleh Tim dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Kediri. Mereka juga harus mengisi data diri dan tujuan datang ke Kota Kediri.

Menurut Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Kediri dr. Fauzan Adima, M.Kes mengatakan setelah dinyatakan suhunya normal dan tidak datang dari wilayah zona merah, mereka diperbolehkan pulang, diberi surat keterangan dari Dinkes dan di himbau untuk isolasi mandiri selama 7 hari dirumah. “Sedangkan warga yang datang dari zona merah wajib diobservasi mendalam, dan wajib dikarantina di posko selama 14 hari,” jelasnya.

Khusus hari Kamis (23/4) ini tercatat 47 orang telah dilakukan observasi di Posko, 14 diantaranya diperbolehkan pulang dengan catatan karantina mandiri selama 7 hari. (ben)

Tinggalkan Balasan