Polisi Tembak Pelaku Pencurian Sapi

Tulungagung – Terhenti sudah aksi Hendro Wibowo (33) warga desa Blimbing kecamatan Rejotangan kabupaten Tulungagung, pasalnya pria yang beberapa kali melakukan aksi pencurian hewan ternak tersbeut, Senin (23/04) kemarin dilumpuhkan oleh pihak kepolisian.

Tersangka adalah residivis yang memiliki catatan panjang, tahun 2005 yang bersangkutan sempat terlibat kasus ilegal login dan ditahan di Mapolsek Rejotangan namun pelaku melarikan diri dari tahanan dan bisa ditangkap lagi.

Saat ditahan di Lapas kelas 2B Tulungagung, pelaku kembali melarikan diri saat petugas lengah, namun tersangka kembali bisa ditangkap, dan dijebloskan ke balik jeruji besi untuk menghabiskan masa tahanannya. Setalah 2 tahun bebas, kembali terlibat kasus kriminal hal ini disampaikan oleh Kanit Pidum Ipda Luis Bertrand yang ikut dalam pengejaran tersangka hingga ke Bojonegoro.

“Sebelumnya pernah juga penggelapan tahun 2005, tersangka ini residivis dan baru menghirup udara bebas sekitar 2 tahun yang lalu” Ujarnya.

Luis mengatakan sejak tahun lalu pihaknya sudah mendapatkan laporan pencurian sapi di dua lokasi di desa Blimbing Kecamatan Rejotangan, namun selama tahun kemarin belum ada petunjuk yang mengarah pada tersangka. Hingga akhirnya seminggu yang lalu pihaknya mendapatkan laporan serupa dan ditemukan petunjuk yang mengarah pada tersangka.

“ini tim gabungan dari polsek rejotnagan sama buru sergap polres Tulungagunng sudha mengamankan pelaku pencurian sapi di 3 TKP, kejadiannya sudah sejak tahun lalu tapi yang terbaru baru seminggu yang lalu” Lanjutnya.
Pihaknya bersama dengan unit reskrim polsek rejotangan melakukan pemantauan dan mendapatkan informasi jika tersangka berada di wilayah Bojonegoro di rumah istrinya, mendapatkan informasi tersebut langsung dibentuk tim untuk melakukan penangkapan. Tersangka yang ada di rumah istrinya langsung ditangkap dan diminta menunjukkan lokasi penjualan sapinya, namun tersangka berupaya melarikan diri sehingga harus dilumpuhkan dengan timah panas.

“Tersangka kita tangkap di Bojonegoro, karena kebetulan yang bersangkutan punya istri orang Bojonegoro” Tegasnya.
Bersama dengan tersangka, ikut diamankan sapi yang telah dijual dan truk yang digunakan tersangka untuk membawa hewan curian tersebut ke Bojonegoro.

Pelaku mengaku dalam aksinya dilakukan seorang diri saat pemilik sapi lengah, kemudian langsung memasukkan sapi sapi tersebut ke dalam truk yang telah disediakan untuk dikirim dan dijual ke wilayah Bojonegoro. “Modusnya pelaku ini melakukan pencurian sendirian, kemudian memasukkan sapi sapinya ke truk yang sudah disiapkan kemudian langsung dibawa ke Bojonegoro untuk dijual” Pungkas Luis.

Kini pelaku diamankan di Mapolsek Rejotangan guna proses hukum lebih lanjut, akibat perbuatannya pelaku terancam dijerat dengan pasal 363 KUHP dengan ancaman 7 tahun pwnjara. (Danu)

Tinggalkan Balasan