Pimpinan Gereja Katolik ke Uskupan Surabaya Sikapi Teror Bom Di Surabaya

Kediri – Aksi terorisme di Surabaya membuat Pemimpin Gereja Katolik Ke uskupan Surabaya uskup Sutikno Wisaksono Pr mengutuk keras perbuatan keji para pelaku teror tersebut.

Ia berharap kepada Pemerintah, dalam hal ini aparat Ke Polisian dapat segera mengejar dan menangkap para pelaku. Ia menilai perbuatan para pelaku teror ini tergolong biadab pengecut. Lebih lanjut ia menghimbau kepada umat Khatolik, supaya tetap tenang dan tidak mengurangi keinginanya dalam beribadah.

“Mereka yang ingin, merusak Persatuan dan keutuhan Bangsa ini supaya berhenti, karena hal itu dinilainya sebagai upaya sia sia belaka. Ia menganggap para pelaku sengaja mengincar tempat peribadatan untuk diledakan karena jumlah jamaah Gereja sangat banyak.” Tegasnya.

Meski ia berpesan kepada para jamaah untuk tidak takut atas peristiwa ini, namun ia tidak mempermaslahkan jika memang ada yang merasa mempunyai keinginan untuk memilih  sementra  waktu tidak berkunjuang ke tempat peribadatan.

Uskup Sutikno Sisaksono mengaku selama ini dirinya tidak pernah mengalami ancaman teror. Ia beranggapan kemungkinan Jawa Timur menjadi Pilot Project bagi para pelaku teror untuk menghancurkan kehidupan Berbangsa dan Bernegara kerukunan antar umat beragama. Ia juga berpesan kepada semua pengurus Gereja untuk tetap memberikan pelayanan tetapi harus meningkatkan kewaspadaan. (Beny)

 

Tinggalkan Balasan