Permudah Layanan Saat Pandemi, Polres Tulungagung Buka Layanan SIM Masuk Desa

Tulungagung – Satpas SIM Satlantas Polres Tulungagung kembali melakukan Inovasi SIM Masuk Desa atau Sisuka. Layanan ini akan menyasar wilayah pinggiran, hal itu untuk mendekatkan layanan perpanjangan SIM ke desa-desa.

Kapolres Tulungagung, AKBP Handono Subiakto mengatakan Sisuka akan mengurangi beban di Satpas SIM, agar tidak terjadi kerumunan. Selain itu Sisuka juga akan menjadi sarana sosialisasi SIM Online.


“Hari ini kami luncurkan layanan SIM Masuk Desa, Jangan sampai ada kerumunan di Satpas, sehingga kita bisa membantu memutus mata rantai penularan Covid-19,” Jelas Kapolres Tulungagung.

Dengan kibaran bendera start Kapolres Tulungagung memberangkatkan bus SIM Keliling dari Mapolres kemudian menuju ke Desa Bendiljati Kulon, Kecamatan Sumbergempol.

Kasat Lantas Polres Tulungagung AKP Bayu Agustyan menambahkan dengan hadirnya Sisuka nantinya pemohon tinggal mengajukan lewat aplikasi, sehingga tidak perlu menumpuk di Satpas SIM.

Sementara syarat perpanjangan SIM lewat Sisuka sama seperti perpanjangan di Satpas SIM. Pemohon lebih dulu tes kesehatan untuk cek buta warna serta tes psikologi di lokasi. Pemohon yang lolos diarahkan ke dalam bus, untuk foto SIM baru.

Secara teknis, para pemohon bisa berkumpul di desa tertentu. Selanjutnya Babinkamtibmas desa setempat melapor ke Satlantas, untuk dilayani dengan Sisuka. Setiap proses perpanjangan butuh waktu 5-10 menit.

“Setiap hari kami melayani satu desa. Setiap hari melayani antara 20-50 pemohon,” Imbuh Kasat Lantas Polres Tulungagung, AKP M Bayu Agustyan.

SIM Online adalah program dari Mabes Polri, untuk memudahkan perpanjangan SIM. (Danu)

Tinggalkan Balasan