Penyelenggara Pemilu dan Partai Politik Deklarasikan Patuhi Protokol Kesehatan Saat Tahapan Pilwali Blitar 2020

Blitar –  Diikuti Komisi Pemilihan Umum (KPU), Bawaslu, Gugus Tugas, DPRD, TNI, tokoh agama, tokoh masyarakat, perwakilan partai politik, dan organisasi masyarakat. Polres Blitar Kota menggelar deklarasi kepatuhan terhadap protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid-19 dalam pelaksanaan tahapan Pilwali Blitar 2020,

Dalam deklarasi yang di gelar di depan mako Polres Blitar kota mereka berkomitmen disiplin menerapkan protokol kesehatan dalam pelaksanaan Pilwali Blitar 2020. Dengan membubuhkan tanda tangan kesepakatan bersama.

Kapolres Blitar Kota, AKBP Leonard M Sinambela mengatakan saat pelaksanaan tahapan Pilkada serentak, masih ditemukan peserta pilkada yang mengabaikan protokol kesetan. Apalagi  tren kasus Covid-19 secara nasional terus meningkat termasuk Kota Blitar. Tetapi, pesta demokrasi harus tetap dilaksanakan.

“Pada pelaksanaan tahapan Pilkada serentak masih ditemukan pelanggaran protokol kesehatan. Untuk itu, dalam kegiatan ini, kami semua berkomitmen disiplin mematuhi protokol kesehatan dalam melaksanakan tahapan Pilkada,” kata jelasnya. Kamis (10/08/2020)

Lanjut Kapolres, aturan penerapan protokol kesehatan dalam penyelenggaraan tahapan Pilkada telah diatur dalam PKPU No 6 Tahun 2020 dan PKPU No 10 Tahun 2020 tentang penerapan protokol kesehatan dalam pelaksanaan tahapan Pilkada.

“Dari TNI, Polri, dan Pemkot juga sudah ada payung hukum yakni Inpres No 6 Tahun 2020 tentang peningkatan pendisiplinan protokol kesehatan,” katanya.

Sementara sanksi pidana terhadap pelanggaran protokol kesehatan menjadi wewenang polisi tapi dalam konteks berbeda. Bagi siapa saja yang tidak patuh atau melakukan perlawanan hukum bisa dijerat pasal 212 KUHP, pasal 216 KUHP, dan pasal 218 KUHP.

“Itu upaya terakhir dalam penindakan. Sekarang kami lebih fokus dalam upaya pencegahan terlebih dulu,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan