Penyebar Berita Surat Panggilan KPK Palsu Penuhi Panggilan Polres Blitar

Blitar – Ketua LSM Pegiat Anti Korupsi Blitar, Moh. Triyanto penuhi panggilan polisi terkait viralnya surat pemanggilan KPK palsu terhadap Bupati Blitar. Triyanto dipanggil sebagai terlapor, karena mengunggah surat pemanggilan KPK palsu.

Dengan didampingi oleh kuasa hukumnya, Moh. Trijanto mendatangi Mapolres Blitar. Ia juga didampingi puluhan pendukungnya dengan ikut ke Mapolres Blitar.

Namun saat akan masuk kedalam Mapolres Blitar lantai bawah, petugas menghalau para pendukung moh Trijanto dan menyuruh mundur. Bahkan petugas juga langsung menutup pintu lantai bawah agar pendukung Moh. Triyanto tidak bisa masuk.

Kuasa hukum Moh. Trijanto, Moh. Sholeh mengatakan, surat pemanggilan kliennya oleh Mapolres Blitar perlu di pertanyaan. Karena 2 surat pemanggilan terhadap kliennya keluar pada tanggal yang sama dan prosesnya langsung ke penyidikan.

“Kita menduga ada nuansa politis atau pesanan dalam kasus yang menimpa klien saya,” jelas Moh. Sholeh.

Moh. Triyanto dan kuasa hukumnya, kemudian langsung menuju ke ruang Satreskrim Polres Blitar. Moh. Triyanto dan kuasa hukumnya selanjutnya masuk ke ruang unit ii pidana khusus Satreskrim Polres Blitar, untuk dimintai keterangan sebagai terlapor.

Kapolres Blitar, AKBP Anisulloh M. Ridha, mengatakan, hari ini memang pihaknya memanggil terlapor Moh. Triyanto, terkait kasus penyebatran berita palsu di media sosial, yang diunggah akun bernama Moh Triyanto.

“Moh. Triyanto saat ini statusnya masih sebagai saksi,” ujar AKBP Anisulloh M. Ridha.

Kasus ini terjadi, saat akun bernama Moh. Triyanto mengunggah surat panggilan KPK terhadap Bupati Blitar, Rijanto.

Namun belakangan diketahui, jika surat tersebut palsu setelah KPK membantah mengeluarkan surat panggilan terhadap bupati Blitar. Bupati Blitar melalui kuasa hukumnya kemudian melaporkan Moh Triyanto ke Polres Blitar. (Moch. Asrofi)

Tinggalkan Balasan