Pengusaha Krupuk Kediri Keluhkan Naiknya Harga Bahan Baku

Kediri – Naiknya harga bahan baku tepung yang cukup tinggi, membuat sejumlah pengusaha krupuk di Kecamatan Semen Kabupaten Kediri memilih berhenti berproduksi.

“Sebagian besar pengusaha krupuk dari 40 pengusaha krupuk jenis rengginang, memilih tidak produksi karena tingginya harga bahan baku utama yakni tepung tapioka” jeleas Sudarman  pengusaha krupuk.

Sudarman merupakam salah satu pengusaha yang masih sanggup bertahan meksi hanya melayani pesanan. Dia memilih tidak menyediakan stok sebab banyak konsumen enggan menanggung konsekuensi naiknya harga krupuk tersebut/ meski hanya Rp. 2 ribu perkilogramnya dari harga sebelumnya yang hanya 8 ribu rupiah.

“Harga tepung mengalami kenaikan bertahap, dari Rp 4 ribu, Rp. 500 hingga kini diangka Rp. 9 ribu sejak dua bulan terakhir”, tambahnya.

Selain tidak lagi produksi, mahalnya biaya operasional juga membuat para pengusaha krupuk terpaksa merumahkan karyawannya.

setiap harinya sebelum kenaikan, pengusaha krupuk mampu menghasilkan 250 kilogram krupuk. “Selain harga bahan baku, cuaca tak menentu juga menjadi kendala , karena yang hanya mengandalkan sinar matahari untuk proses pengeringan” tegasnya. (Zainurofi)

Tinggalkan Balasan