Pemkab Jombang Gelar Rapid Test Massal

Jombang – Pemerintah Kabupaten Jombang  melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan covid 19 melakukan rapid test sejak seminggu ini. Rapid test ini sasarannya adalah kelompok beresiko yang memiliki mobilitas dan memiliki interaksi tinggi.

Salah satunya kelompok jurnalis yang bekerja di Kabupaten Jombang. Sebanyak 50 jurnalis secara bergantian mengikuti tes covid. Pemkab Jombang juga menyasar tes ke sebagian pedagang di pasar tradisional. Seperti di Pasar Pon dan Pasar Legi, dimana puluhan pedagang dikumpulkan untuk di lakukan tes covid 19.

Hj Mundjidah Wahab Bupati Jombang mengatakan rapid test untuk mendeteksi kelompok beresiko dari kemungkinan terpapar virus covid 19. “Selain itu rapid test ini untuk mengantisipasi terjadinya transmisi lokal jika ada pedagang maupun kelompok yang terpapar,” kata Hj Mundjidah Wahab.

Jika dalam rapid test nanti ditemukan warga yang reaktif, Dinas Kesehatan akan menghubungi yang bersangkutan untuk dilakukan  tes swab. Mereka juga diminta untuk melakukan isolasi mandiri selama 14 hari sambil menunggu hasil tes swab keluar.

Saat ini jumlah kasus terkonfirmasi positif sebanyak 22, dengan kesembuhan 2 kasus dan satu kasus meninggal dunia. Kasus terbanyak dari Klaster Sampoerna Surabaya dan Klaster Pelatihan Haji Sukolilo Surabaya. Selain itu ada klaster Bekasi, Tasikmalaya, Pesantren Temboro Magetan dan transmisi lokal. (ful/p7)

Tinggalkan Balasan