Pemilik Ikan Predator, Di Izinkan Pelihara Ikan Arapaima

Jombang – Badan karantina ikan, pengendalian mutu dan keamanan hasil perikanan surabaya akhirnya bersikap lentur terhadap pemelihara ikan arapaima. Jika sebelumnya diinstruksikan untuk dimusnahkan, sekarang pemilik diperbolehkan merawatnya. Hanya saja sang pemilik harus membuat pernyataan tidak akan melepas dan siap bertanggungjawab  melaporkan perkembangannya.

Salah satu pemilik ikan arapaima, Masudin warga desa Banyuarang kecamatan Ngoro Jombang, akhirnya bisa kembali merawat ikan peliharaannya. Lima jenis ikan raksasa jenis araipama, yang rencananya akan dimusnakan oleh badan karangtina ikan, pengendalian mutu dan keamanan hasil perikanan Surabaya batal dilakukan.

Sebelumnya, badan karantina ikan, pengendalian mutu  dan  keamanan hasil perikanan Surabaya mendirikan posko penarikan ikan invasif  termasuk ikan arapaiman. Ikan ikan yang dianggap mengganggu populasi ikan lainnya akan dimusnahkan, apalagi sebelumnya ikan jenis ini di temukan di aliran sungai brantas.

Masudin, pemilik ikan arapaima  mengatakan, sebelum batas akhir penyerahan ikan 31 juli 2018, dia sudah mendapatkan surat dari BKIM yang memperbolehkan memelihara ikan predator tersebut. “Syaratnya, saya selaku pemilik, harus bersedia merawat dan tidak melepas laiarkan, dan bila ada penambahan, maupun pengurangan harus rutin dilaporkan “ kata Masudin.

Keberadaan ikan arapaima ini sempat menghebohkan  warga di bantaran sungai brantas di Jawa Timur. Sejumlah warga menemukan ikan dari negeri amazon ini, dilepas liarkan di aliran sungai. Karena khawatir ekosistem ikan di sungai brantas terganggu,  kementrian kelautan dan perikanan akhirnya mendirikan posko penyerahan mulai tanggal 1 – 31 juli 2018 dan berencana memusnakannya. ( Saiful )

Tinggalkan Balasan