Pemdes Maron , Berdayakan Masyarakat Membangun Desa

Kades Dan Perangkat Desa Melakukan Pengecekan Bangunan Saluran dan Rabat Jalan Memperlancar Perekonomian Masyarakat

Blitar,JTV Mataraman: Pemerintah Desa Maron Kecamatan Srengat Kabupaten Blitar berlomba-lomba mengoptimalkan pemanfaatan dana yang dikucurkan pemerintah setiap tahun. Baik Dana Desa (DD) dan Dana Keuangan Khusus(BKK) yang diperuntukkan membangun infrastruktur fisik hingga pemberdayaan masyarakat, yang semuanya bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan warga.

Siswanto Kepala Desa Maron mengatakan pemerintah desa tidak hanya membangun insfrastruktur fisik juga melakukan upaya pemberdayaan ekonomi bagi masyarakat.

” Dana dari pemerintah dalam pemanfa’atannya untuk pembangunan insfrastruktur fisik selalu melibatkan masyarakat setempat dengan padat karya tunai desa (PKTD). Ini dilakukan selain dapat memperkuat daya beli masyarakat, meningkatkan pertumbuhan ekonomi, dan kesejahteraan masyarakat serta mengurangi pengguran di desa.” Kata Siswanto,senin ( 08/03/2021).

Lanjut Siswanto, sejak dilantik pebruari 2017, dirinya terus berupaya keras dalam meningkatkan kesejateraaan masyarakat di berbagai bidang yakni bidang  ekonomi , sosial dan  budaya serta kesehatan.

Seperti egiatan pembinaan kesenian dan sosial budaya bertujuan untuk mengembangkan kesenian serta mempertahankan nilai-nilai sosial dan budaya di masyarakat. Kegiatan pembinaan ini dapat berupa penyelenggaraan pentas seni dan budaya, lomba kesenian dan budaya, pelatihan kesenian dan lain-lain.

“ Alhamdulillah disini ada kuda lumping dan seni tari sekarang tambah maju dan sering mengikuti event – event hari – hari besar dan ini milik masyarakat harus dilestarikan.” Ungkap Siswanto.

Selain itu dengan memanfa’atkan dana desa , pemdes maron juga memberikan modal dan menggelar pelatihan –pelatihan  bagi masyarakar desa  yang mengganggur dengan harapan mereka mendapatkan lapangan kerja  dapat meningkatkan pendapatan.

Begitu halnya dengan penggunaan dana desa dan BKK ,  Pemdes Maron  membangun infrastruktur ,langkah ini dilakukan guna  untuk mendorong tumbuhnya perekonomian masyarakat .” Di tahun 2020 , kami membangun pengerasan jalan ( rabat jalan) ada dua titik masing masing sepanjang 260 meter dengan anggaran 89.584.500,- dan 315 meter  anggaran 142.335.800,- dan saluran air 170 meter dengan anggaran 100 juta serta perbaikan jalan , semua pembangunan infrastruktur ini merupakan hasil musyawarah desa,” tutur Siswanto Kades Maron.

Siswanto berharap dengan pembangunan infrastruktur, kesejahteraan dan ekonomi masyarakat desa yang dipimpinnya menjadi lebih baik. Apalagi, saat ini desa juga telah merintis badan usaha milik desa (BUM-Des) yang nantinya bisa menjalankan usahanya untuk peningkatan pendapatan desa. ( As)

.

Tinggalkan Balasan