Pelunasan BPIH di Kota Kediri Dibuka, Baru Empat orang Melunasi

Kediri – Baru empat jemaah haji yang melakukan pulunasan biaya penyelenggara ibadah haji BPIH di Kota Kediri pada hari pertama pembukaan. Pemerintah telah menetapkan BPIH tahun 2019 untuk Kota Kediri di bawah Embarkasi Surabaya sebesar Rp 36,5 juta.

Pelunasan BPIH dilakukan oleh masing-masing jemaah haji melalui perbankan syariah. Selanjutnya bukti pelunasan diserahkan ke Kantor Kemenag Kota Kediri. Bukti tersebut dipergunakan untuk pengurusan visa dan Sima di Kantor Kanwil Kemenag Jawa Timur.

Bila jemaah sudah bayar biaya awal Rp 25 juta, maka kekurangan BPIH tahun haji 2019 sebesar Rp 11,4 juta yang harus dilunasi.

“Berdasarkan informasi yang diterima Kemenag Kota Kediri, setiap jemaah haji yang melakukan pelunasan di bank mendapatkan mukena untuk jamaah perempuah, kain ihrom untuk jamaah laki-laki dan kain batik nasional,” kata Cici Rahmawati Kasi Penyelenggara Haji dan Umroh Kantor Kemenag Kota Kediri.

Tahun ini, Kemenag Kota Kediri akan memberangkatkan sebanyak 250 orang jemaah haji. Jumlah ini lebih kecil dari tahun haji sebelumnya sebesar 350 orang.

Penurunan jumlah jemaah menurut Kemenag, karena waktu pendaftaran haji selama 3 bulan dimulai 24 Nopember 2010 – 24 Februari 2011 lalu , bertepatan dengan tahun ajaran baru. Sehingga masyarakat dihadapkan pada kebutuhan untuk pendidikan anak.

Karena jumlahnya sedikit dan hanya satu kloter, jemaah haji Kota Kediri rencananya digabung dengan daerah penyangga yaitu Surabaya. (Ben)

Tinggalkan Balasan