Pastikan Hewan Qurban Sehat, Disnak Kabupaten Blitar Lakukan Pemeriksaan Kepasar Hewan


Blitar – Momentum hari raya Di Idul Adha yang jatuh pada rabu (22/8/18) atau 10 dzulhijjah 1439 H. Sebagian masyarakat mempersipkan untuk hewan qurban. Sebelum hewan qurban disembelih, baik pembeli dan penjual harus memempertimbangkan berbagai hal sebagai syarat syar’i di dalam islam. Salah satunya hewan qurban harus sehat dan layak untuk dijadikan hewan qurban atau tidak.

Untuk memastikan kesehatan hewan qurban, Dinas peternakan Kabupaten Blitar melakukan pemantauan pemeriksaan hewan qurban di salah pasar kambing sutojayan, senin, (20/8/2108). Dengan menerjunkan lima petugas, Petugas Disnak yang telah siap sejak pagi memilih dan memeriksa sekiranya yang sehat dan layak untuk menjadi hewan qurban. Dua dari petugas laboratorium kesehatan hewan memeriksa bagian mata, telinga dan gigi serta suhunya.

Pemeriksaan suhu membutuhkan waktu sekitar 1 menit lebih untuk mengetahui seberapa sehat kondisi hewan qurban tersebut. Sebagian hewan terlihat sehat tanpa cacat, akan tetapi itu tidak membuktikan bahwa hewan kambing tersebut benar-benar sehat, sehingga pemeriksaan suhu ini wajib dilakukan.

Setelah kambing dinyatakan sehat, petugas lab memberikan tanda di leher kambing sebagai tanda bahwa kambing tersebut sehat dan layak menjadi hewan qurban.

Pemeriksaan selanjutnya dilakukan di ternak sapi milik pak nuryadi salah satu warga jajar kecamatan kanigoro dan merupakan binaan dari dinas peternakan sendiri.

“Untuk daging yang sehat. Ada dua puluhan kita cek, secara umum sehat.” kata Drh. M. Imadudin bidang kesehatan hewan dan kesmavet.

Dari data Dinas Peternakan Kabupaten Blitar, populasi sapi ada 148.615, kambing 153.341 dan domba 7.916. Hal ini meningkat dari tahun lalu. Ada 10 lokasi penjualan dan 1.738 titik pemotongan. (Ervin)

Tinggalkan Balasan