Pansus DPRD Trenggalek Bahas BPR Jwalita

Trenggalek – Tim Pansus II DPRD Trenggalek bersama tim asistensi menggelar Rapat Terkait Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perusahaan Perseorangan Daerah (Perseroda) Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Jwalita. Seperempat pasal dari target 57 pasal telah dibahas pada rapat yang digelar kali ini.

Ketua Pansus II, Alwi Burhanudin, mengatakan, pembahasan raperda tentang perseroda BPR Jwalita masih kali ini masih yang pertama. Mereka akan membahas sejumlah 57 pasal dalam aturan dasar daerah tersebut.

“Ditargetkan 57 pasal rampung dibahas akhir tahun, untuk rapat kali ini masih membahas sampai pasal 12. Perubahan bentuk badan usaha itu menyesuaikan peraturan pemerintah tentang Badan Usaha Milik Daerah (BUMD),” jelas Alwi Burhanudin.

Perubahan badan usaha dari perseroan terbatas (PT) menjadi perseroda itu,otomatis mengubah skemanya. Namun karena masih dalam proses pembahasan, Alwi belum bisa menjelaskan lebih detilnya.

Sedangkan untuk mengubah nama perseroda tersebut harus melalui proses yang cukup panjang, sebab nama PT BPR jwalita telah terdaftar dalam SK Kemenkumkan. Untuk diubah atau tidaknya nama tersebut belum diputuskan.

“Kalau semisal ditambahkan nama, maka akan mengubah di Kemenkumkan. Pada rapat tadi masih belum diputuskan, sebab pembahasan ini masih awal banyak yang harus dibahas lagi,” imbuhnya. (mbang/p7)

Tinggalkan Balasan