Operasi Patuh Semeru 2018, Satlantas Polres Tulungagung Lakukan Inovasi SIM Masuk Sekolahan

Siswi SMKN 2 Boyolangu saat mengikuti latiahan praktek ujian Sim Masuk Sekolahan atau SMS. Foto : Danu

Tulungagung – Dalam rangka Operasi Patuh Semeru 2018, serta untuk meningkatkan kesadaran berlalu lintas sejak dini, dan banyaknya keluahan siswa terkait sulitnya ujian praktek Surat Ijin Mengemudi (SIM). Satuan Lalu Lintas Polres Tulungagung melakukan inovasi Sim Masuk Sekolahan atau SMS. Sabtu (5/5/2018) bertemapat di SMK Negeri 2 Boyolangu Tulungagung.

Dalam inovasi SMS para pelajar mendapatkan pengetahuan cara berkendara yang baik dan mekanisme permohonan SIM.

“Even ini merupaka inovasi dimana polisi turun lebih kebawah terkait pembuatan SIM, karena banyak siswa yang curhat terkait susahnya ujian praktek SIM,” jelas AKP Wisnu Setiyawan Kuncoro Kasat Lantas Polres Tulungagung.

Kanit Regident Iptu. M. Sapari memberikan materi pelatihan ujian Praktek SIM kepada siswa SMKN 2 Boyolangu.

Dengan adanya lapangan uji praktik SIM di sekolah tersebut, para siswa dapat berlatih berkendara dengan baik sehingga saat melakukan ujian praktek SIM di Satpas Polres Tulungagung, mereka dapat dengan mudah mendapatkan SIM karena telah mahir dan mampu berkendara dengan baik.

“Ketika di sekolah sudah bisa, saat ujian praktek SIM tidak ragu ragu lagi,” tambahnya.

Lanjut AKP Wisnu Setiyawan Kuncoro, Inovasi Sim Masuk Sekolahan ini juga untuk meningkatkan kesadaran berlalu lintas sejak dini, karena di Tulungagung angka kecelakaan lalulintas masih didominasi anak-anak serta pelajar.

“Inovasi lalulintas ini juga untuk menekan kecelakaan lalulintas, karena sebagian besar melibatkan anak sekolah yang tidak memiliki SIM,” pungkasnya.

Inovasi SMS Satlantas Polres Tulungagung disambut baik oleh para pelajar, salah satunya Sinta Mei Wulandari, siswa SMKN 2 Boyolangu yang sudah enam kali tidak lulus mengikuti ujian praktek SIM.

“Senang sekali karena sudah ujian berkali kali tidak lulus, alhamdulillah saat ini lulus,” ungkap bahagia siswi yang akrap disapa Wulan tersebut.

Pembelajaran atau pelatihan ujian Praktek SIM ini tidak hanya untuk anak sekolah saja, akan tetapi untuk masyarakat umum. (Danu)

 

 

Tinggalkan Balasan