OJK Kediri Luncurkan Aplikasi “SLIK” Permudah Lihat BI Checking

 

Kediri – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kediri meluncurkan sebuah aplikasi sistem layanan informasi keuangan (SLIK). Penggunaan Slik merupakan pengganti Sistem Informasi Debitur (SID) Bank Indonesia, yang dikenal dengan BI checking. dengan adanya slik, Bank Indonesia sudah tidak melayani kegiatan SID. Sosialisasi itu dikemukakan otoritas jasa keuangan dalam kegiatan media update yang diselenggarakan di hotel bukit daun Kediri.

Kepala OJK Kediri Slamet Wibowo mengatakan, tujuan penggunaan Slik untuk memperluas akses terhadap informasi calon debitur yang sudah ada. “Dengan adanya Slik, tidak hanya Bank dan lembaga pembiayaan yang memiliki akses, namun industri keuangan non bank juga dapat mengakses Slik” terangnya.

Bagi lembaga keuangan mikro, peer to peer lending  serta lembaga lain di luar LJK seperti koperasi simpan pinjam dapat menjadi pelapor slik apabila memenuhi syarat dan mendapat persetujuan oleh OJK.

Lebih lanjut pihaknya berharap dengan adanya aplikasi Slik, angka kredit atau pembiayaan bermasalah diharapkan bisa diminimalkan. “Masyarakat yang membutuhkan informasi debitur tersebut, bisa datang ke Ojk Kediri dengan membawa KTP asli dan mengisi surat permohonan yang telah disediakan” tambahnya.

Sesuai data, permintaan informasi Slik oleh masyarakat dapat dilayani di kantor OJK Kediri mulai pukul 08 pagi hingga pukul 3 sore. Sejauh ini OJK telah melayani informasi debitur sebanyak 170 orang. (Beny Kurniawan)