Negatif Covid-19, Kepulangan Warga Dari Karantina Disambut Haru

Tulungagung РSeorang warga di Tulungagung disambut tangis haru oleh puluhan warga desa, saat pulang dari karantina rusunawa IAIN Tulungagung, setelah dinyatakan negatif sample Swab Polymerase Chain Reaction (PCR) dan non reaktif rapid tes lanjutan.

Kedatangan Farida Romiati, disambut perangkat desa beserta warga di Balai Desa Jabalsari, Kecamatan Sumbergempol, Tulungagung, sesaat tiba dari Rusunawa IAIN Tulungagung, tempat karantina setelah dinyatakan reaktif rapid tes 24 April lalu.

Farida Romiati, merupakan salah seorang warga dari belasan warga yang reaktif rapid tes setelah tim gugus tugas percepatan penanganan covid-19 Tulungagung, melakukan rapid tes terhadap ratusan warga Desa Jabalsari.

Farida Romiati, yang juga salah seorang tokoh masyarakat desa yang dikarantina selama 18 hari ini, tidak menyangka jika kedatangannya di sambut oleh puluhan warga Desa Jabalsari.

Bahkan banyak warga desa menyambut dengan tangis haru, dan tak segan-segan memeluknya, sehingga membuat Farida tidak canggung lagi untuk hidup bermasyarakat.

Menurut Kepala Desa Jabalsari, Mahmudi, “Farida Romiati ini diperbolehkan pulang dari karantina setelah hasil negatif tes swab dan non reaktif rapid tes yang kedua,” jelasnya.

Sambutan yang dilakukan oleh pihak desa beserta warga desa ini, selain untuk menepis stigma negatif dari warga desa lainnya. Juga untuk memberikan semangat kepada 17 warga Desa Jabalsari lainnya yang kini masih di karantina di rusunawa IAIN Tulungagung. (bon/p7)

Tinggalkan Balasan