Meresmikan Masjid At -Taubah Sutojayan, Wabub Blitar Marhaenis U.W Pesan “Makmurkan Masjid”

Blitar- Wakil Bupati Blitar Marhaenis U.W meresmikan Masjid At –Taubah di Kelurahan Sutojayan Kecamatan Sutojayan Kabupaten Blitar, Minggu(28/4/2019). Peresmian ditandai penandatangan prasasti disaksikan Wakil Ketua DPRD Kab.Blitar H. Maskur , Muspika Sutojayan dan Kepala Kelurahan serta Segenap Ta’mir masjid.

Wakil Bupati Blitar, Marhaenis U,W dalam sambutannya mengatakan, dirinya mengucapkan terima kasih kepada panitia pembangunan masjid yang telah mengundang dirinya meresmikan Masjid At-Taubah.

“Saya juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah memberi dukungan baik materil, moril, doa dan tenaga sehingga masjid ini dapat tuntas dengan baik. Pembangunan tempat sarana ibadah ini dilakukan masyarakat Sutojayan dengan gotong royong dan ini wujud nyata kekompakan masyarakat.” Ucap Marhaenis,U.W

Wakil Bupati Blitar ini juga mengatakan, masjid merupakan tempat ibadah bagi umat Islam, sedangkan orang yang turut dalam membangun masjid secara ikhlas berarti ia telah membangun istana buat kehidupannya kelak di akhirat.

“Saya yakin bahwa apa yang telah bapak perbuat ( amalkan) tidaklah sia – sia , baik itu tenaga , pikiran atau uang untuk kepentingan masjid , menjadi tabugan di akhirat dan berharap kepada seluruh masyarakat Keurahan Sutojayan untuk dapat memanfaatkan dan memakmurkan masjid At-Taubah sebagai tempat ibadah dan kegiatan keagamaan lainnya .” Kata Marhaenis U.W.

Sementara itu Ketua Panitia pembangunan masjid At-Taubah Misgianto mengatakan atas nama masyarakat ( Jama’ah) mengucapkan terima kasih kepada bapak Wakil Bupati yang berkenan hadhir meresmikan masjid At-Taubah. “ Atas Do’a , bantuan dan dukungan bapak kepada kami semoga masjid At-Taubah ini bisa segera selesai 100 persen dan jama’ahnya banyak “. Ujar Misgianto.

Misgianto, menjelaskan masjid At-Taubah ini sebelumnnya musholla dan kini direnovasi berukuran 15 X 10 meter . dilaksanakan hampir 5 bulan menghabiskan biaya 156 juta. Biaya tersebut berasal dari swadaya masyarakat dan donator lainnya. Saat ini sudah selesai 90 persen ,tinggal mempercantik tiang depan. Namun demikian masjid ini sudah bisa digunakan untuk sholat berjama’ah serta aktivitas keagamaan lainnya. (Asf)

Tinggalkan Balasan