Menengok Perkembangan Desa Lagon di Bawah Kepemimpinan Kades M.Yasin

Potret Desa Langon Meningkatkan Pembangunan Melalui Dana DD dan BKK

Blitar,JTV Mataraman: Desa Langon Kecamatan Ponggok merupakan salah satu Desa di Kabupaten Blitar Jawa Timur. Dalam beberapa tahun terakhir mengalami perubahan  signifikan , pembangunan di Desa langon mengalami perkembangan pesat. Ini tidak lepas dari peran Mohamad Yasin dalam berinovasi  untuk mensejahterakan masyarakat.

Sejak memimpin Desa langon tahun 2013, Mohamad Yasin terus tancap gas membenahi inftrastruktur di desanya. Berbagai sarana dan prasana terus ditingkatkan. Seperti pengaspalan jalan, rabat jalan, paving jalan, Talud , Draenase dan  Pos kampling.

Mohamad Yasin juga  merehab Balai Desa yang dilengkapi dengan ruang pelayanan yang apik , bersih  dan nyaman. Pembangunan tersebut bertujuan untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Terlebih ketika, kran keuangan  dibuka seluas luasnya bagi desa di bawah pemerintahan Jokowi dan Jusuf Kalla pada saat itu dan hingga periode kedua Jokowi ini, Mohamad Yasin pun membulatkan tekadnya dalam membenahi insfrastruktur tuntas.

Selain menggunakan dana desa , ia berupaya mencari pembiayaan dari pos lain, baik APBD II, Propinsi dan menjalain komunikasi lintas sector demi kemajuan desa yang dipimpinnya. “ Terpenting dalam penggunaan anggaran baik dana desa (DD) ,Bantuan Keuangan Kusus (BKK) dan lainya,  perencaanaanya harus jelas dan transparan serta mempertimbangkan aspek manfa’at “. Kata kades M.Yasin. Jum’at (26/02/2021) diruang kerjanya.

Lanjut Mohamad Yasin menambahkan sukses pembangunan desa tergantung dari inovasi dan kreatifitas kades bersama masyarakat desa, dengan mengembangkan semua potensi sumber daya alam yang dimiliki, baik untuk pengembangan obyek pariwisata, pertanian maupun sector lain  termasuk dalam upaya peningkatan ekonomi kerakyatan,”  ungkapnya.

Kini sedang mengembangkan Bumdes yang nantinya dapat  mendorong peningkatan pendapatan masyarakat, baik yang berkembang menurut adat istiadat dan budaya setempat, maupun kegiatan perekonomian yang diserahkan untuk di kelola oleh masyarakat melalui program atau proyek pemerintah dan pemerintah daerah.

“Pembentukan BUMDes diharapkan mampu memaksimalkan potensi masyarakat desa dari aspek ekonomi, sumber daya alam dan sumber daya manusianya. pendirian BUMDes juga menyerap tenaga kerja desa, meningkatkan kreatifitas dan membuka peluang usaha ekonomi produktif mereka yang berpenghasilan rendah,” Pungkasnya. (As)

Tinggalkan Balasan