Mencurigakan, Imigrasi Blitar Tangguhkan 104 Permohonan Paspor

Blitar – Tahun 2018 Imigrasi Blitar tercatat sudah menangguhkan dan menolak sebanyak 104 permohonan paspor yang mencurigakan, diantaranya diduga merupakan TKI Non Prosedural.

“Kami memang berkomitmen untuk perang terhadap TKI Non Prosedural. Untuk itu, kami musti tegas dalam menyikapinya, serta selektif betul dalam pemeriksaan berkas pengajuan,” jelas Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Blitar Muhammad Akram di Blitar.

Jumlah penolakan dan penangguhan tersebut dari sebanyak 13.970 pengajuan paspor baru dari Januari 2018 hingga bulan juni.

“Ada juga beberapa diantaranya yang memberikan keterangan tidak benar kepada petugas, saat wawancara permohonan paspor,” tambah Akram.

Lanjut Akram, jumlah penangguhan terbanyak terjadi di bulan Juli. “Dibulan ini saja, kami tangguhkan sebanyak 25 permohonan paspor baru, yang dugaan kami merupakan TKI non prosedural,” lanjutnya.

Proses wawancara pada saat pengajuan paspor baru merupakan salah satu antisipasi untuk mencegah penyalahgunaan paspor. “Dan kalau ketahuan, tidak hanya kami tangguhkan pengajuannya, tapi langsung bisa kami tolak,” tegasnya.

Meski sudah melakukan sejumlah screening yang cukup ketat, pihaknya, lanjut Akram juga berkoordinasi dengan kepolisian.

Selain memberlakukan proses screening ketat terhadap pengajuan paspor, Imigrasi blitar juga melakukan pengawasan berkala terhadap keberadaan warga negara asing WNA di wilayah kerjanya.

Hingga juni, tercatat terdapat 252 WNA. “Yang paling banyak di Tulungagung, yakni terdapat 193 orang WNA disana, sebagian lagi tersebar di Kota dan Kabupaten Blitar,” tutupnya. (Moc. Asrofi)

Tinggalkan Balasan