Mencari Pelajar Tenggelam di Sungai Brantas, Petugas Dapat Mayat Tanpa Identitas

Nganjuk – Nekat berenang menyebeberangi sungai saat pulang sekolah, Imam Hartanto (16) Warga Desa Tanjung Tani Kecamatan Prambon Kabupaten Nganjuk, siswa MTS Ar – Rohman Papar Kabupaten Kediri, tenggelam di aliran sungai brantas. Saat itu korban bersama Sugut (15) dan Gogot (15) temannya hendak pulang dari sekolah.

Setiap hari warga yang akan menyeberang sungai sungai brantas menggunakan perahu,  namun karena saat itu sungai dalam keadaan dangkal perahu penyeberangan tidak dapat dioperasikan.

“Karena kondisi sungai dangkal, maka tiga anak yang pulang dari sekolah ini bermaksud menyeberang dengan berenang, tetapi naas bagi imam hartannto saat berenang dia terbawa arus,” tutur Masrufin petugas BPBD Kabupaten Nganjuk.

Tim Basarnas, BPBD, Brimob dan Relawanmencari korban menggunakan perahu karet. Tim melakukan penyisiran di sepanjang aliran sungai, bahkan tim juga melakukan manuver dengan membuat gelombang supaya korban dapat terangkat dari dasar air.

“Hingga saat ini tim masih melakukan pencarian, dan belum ada tanda tanda penemuan korban,” tambah Masrufin.

Saat melakukan penyisiran, petugas justru menemukan korban lain/ dalam kondisi tewas tertelungkup di aliran sungai kertosono nganjuk.

“Jenasah yang berhasil dievakuasi tim, adalah jenasah tanpa identitas mayat nya saat ini berada di kamar jenasah RSUD Kertosono.” Pungkasnya. (Syarwani)

 

Tinggalkan Balasan