Menambah Wawasan, Distanpang Ajak Penyuluh Studi Banding Ke Balista Lambang

Blitar – Guna mengembangkan inovasi Pertanian yang ada di Kabupaten Blitar serta untuk peningkatan kapasitas para penyuluh pertanian, Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan kabupaten Blitar mengajak para penyuluh pertanian melakukan studi banding atau kunjungan lapangan ke Balai Penelitian Tanaman Sayur (Balitsa) Kementrian Pertanian di Lembang Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Rabu (27/3/2019).

Studi banding tersebut diikuti sebanyak 73 petugas penyuluh pertanian ,didampingi Koordinator jabatan kelompok fungsional penyluh pertanian Ir. Moh. Arif Ansori, M.MA, Kabid Pengembangan SDM Hari Budiharto, SP,MM dan Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Ir. Wawan Widianto serta sejumlah pejabat fungsional lingkup Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Blitar. Kehadiran rombongan dari Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Blitar ini disambut oleh Kasubag Tata Usaha Balitsa Mastur, SP dan beberapa staf balitsa.

Dalam sambutannya Mastur menyampaikan bahwa Balai Penelitian Tanaman Sayur (Balitsa) Kementrian Pertanian di Lembang Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat ini merupakan salah satu balai penelitian yang ada di indonesia yang membudidayakan segala jenis tanaman sayuran, terutama tanaman kentang. Balitsa bisa dijadikan tempat yang layak menimba ilmu dan wawasan tentang tata cara budidaya sayuran dengan praktis dan memudahkan petani.

“Kami menyambut positif kunjungan rombongan dari Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Blitar, untuk sharing berbagai ilmu di Balitsa, untuk menambah wawasan para penyuluh dilapangan agar nantinya bisa diterapkan kepada para petani di kabupaten blitar,” Kata Mastur, SP, Rabu (27/3/2019).

Lebih lanjut, Mastur menyampaikan bahwa sesuai pemaparan Kepala dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Blitar, Blitar sangat berpotensi untuk pengembangan tanaman sayur, seperti tanaman cabai kabupaten Blitar sangat baik. Sehingga kami siap berbagai ilmu dengan teknologi yang praktis.” Tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Blitar Ir. Wawan Widianto yang memimpin rombongan mengatakan bahwa Kabupaten Blitar memiliki potensi sangat besar untuk pengembangan pertanian tanaman sayur dengan teknologi, selain lahan yang subur serta iklim mendukung.

”Di Kabupaten Blitar masih tersedia tanah luas membentang untuk pengembangan tanaman sayur, kami ingin Kabupaten Blitar menjadi sentra penghasil sayur dan kami akan mendorong masyarakat menaman sayur. Tentu ini menjadi sebuah gebrakan untuk kemakmuran petani. Maka dari itu penyuluh dari mencari tambahan ilmu sebagai bekal membimbing dan mengajar para petani agar petani mendapatkan hasil yang baik dan sejahtera.” Ungkap Ir. Wawan Widianto

Wuryaningrum ,Koordinator Balai Penyuluh Pertanian Wilayah Nglegok Kabupaten Blitar yang turut menjadi peserta studi banding di Balitsa ini mengatakan banyak ilmu yang didapat teknologi baru mulai dari penerapan teknologi, pasar serta analisa usaha taninya.

”Kami sebagai ujung tombak dilapangan akan menerapkan ilmu yang telah kami dapat dari Balitsa untuk pengembangan pertanian di kabupaten Blitar. (Asf)

Tinggalkan Balasan