Melanggar Kampanye, Tiga Caleg Dapat Warning Dari Bawaslu Kabupaten Blitar

BlitarBadan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Blitar, senin (04/03/2019) menggelar sidang putusan pelanggaran pemilu di kantor Bawaslu Kabupaten Blitar jalan Ahmad Yani 42 Kota Blitar.

Dalam sidang kali ini dihadiri pihak pelapor yakni Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) Binangun, dan pihak pihak terlapor Gatot Darwoto Calon Legeslatif (Caleg) DPRD Kabupaten Blitar Daerah Pemilihan (Dapil) Blitar VI, nomor urut 1 dari PDI Perjuangan. Sementara terlapor Sri Rahayu Caleg DPR RI Dapil Jawa Timur VI Nomor urut 1 dari PDI Perjuangan tidak hadir.

“Sidang dihadiri terlapor Gatot Darwoto Caleg DPRD Kabupaten Blitar, Sementara Sri Rahayu tidak hadir,” jelas Komisioner Bawaslu Arif Sarwani.

Dalam putusannya, kedua caleg terbukti melanggar aturan kampanye yakni tidak mengurus ijin ke pihak kepolisian, atau tidak dapat menunjukkan Surat Tanda Terima Pemberitahuan Kampanye (STTPK) kepada kepolisian saat melakukan temu kader di kecamatan binangun.

“Unsur Kampanyenya keduanya telah menunjukan speacemen suarat suara atas nama terlapor satu Sri Rahayu dan Terlapor dua Gatot Darwoto,” jelasnya.

Usai sidang Gatot Darwoto mengaku pihaknya menerima putusan sidang dan akan menjadikan evaluasi bagi pihaknya dan juga kader-kadernya, ia berharap agar kejadian tersebut menjadi perhatian bagi Caleg lain, agar mengurus ijin terlebih dahulu saat melakukan kampanye.

“Itu menjadi perhatian saya, pada waktu itu saya lengah sebetulnya saya hanya menghadiri,” jelasnya.

Hingga saat ini Bawaslu Kabupaten Blitar telah menerima tiga laporan pelanggaran kampanye, yang dilakukan oelh para Caleg, namun semuanya masih diberi peringan tertulis. (Danu)

Tinggalkan Balasan