Melakukan Perampasan, Anak Punk Diamankan Polisi

Ngawi – kepolisian Polres Ngawi, melakukan penghadangan dan penggeledahan, terhadap sekawanan anak punk di pos polisi lalu lintas banyakan Kota Ngawi. Hal tersebut dilakukan setelah, mendapatkan laporan adanya kasus perampasan yang menimpa seorang sopir truk.

Sebelum diperiksa, salah satu pelaku sempat membuang telepon genggam ke parit untuk menghindari penangkapan, namun aksinya diketahui petugas.

Achmad Rosul, (23) asal Sidoarjo awalnya membantah telah melakukan  perampasan telepon genggam dan uang milik sopir truk. Namun akhirnya pemuda tersebut mengakui dan menunjuk tiga orang temannya yang ikut dalam aksi perampasan.

Peristiwa bermula, saat  truk yang di kemudikan oleh Suparno, warga Desa Gelung Kecamatan Paron Ngawi, ditumpangi oleh suporter bola dan anak punk.

“Sampai di pertigaan pasar Caruban, belasan penumpang minta turun dari truk. Sebagian dari mereka merampas telepon genggam dan uang milik supir”, ujar Sutikno pemilik truk.

Akibat kejadian ini, sopir langsung melapor ke majikannya dan diteruskan ke pihak polisi,

“Mengetahui para pelaku menumpang truk menuju arah Solo Jawa Tengah, kami melakukan penghadangan di Kota Ngawi meski sudah pindah tumpangan ke truk lain. Rombongan anak punk dan suporter bola akhirnya terdeteksi dan dihentikan petugas”, Aiptu Suharno petugas Satlantas Polres Ngawi.

Menurut pengakuan para pelaku, uang dua ratus ribu milik sopir truk itu sudah habis untuk makan bersama. Keempat pelaku, kemudian diamankan ke Polres Ngawi untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. (Herpin)

Tinggalkan Balasan