Matal, Pelaku Pembunuh Pasutri di Bangoan Terpaksa Ditembak Polisi

Tulungagung – Aparat Kepolisian polres Tulungagung akhirnya menembak pelaku pembunuhan pasangan suami istri karena masih mlawan dengan mengacungkan parang ke arah petugas yang akan menangkapnya.

Saat akan ditangkap, pelaku Matal (50) berada di depan rumahnya di Desa Bangoan, Kecamatan Kedungwaru itu berjalan cukup dramatis. Polisi beberapa kali melepaskan tembakan hampa ke udara untuk mendesak Matal menyerah. Namun pria yang diduga depresi jiwa itu malah kian beringas.

“Harus dilumpuhkan karena gelagatnya membahayakan petugas,” kata Kasat Reskrim Polres Tulungagung AKP Mustijat Priambodo, Jumat.

Lanjut Mustijat, pelaku baru menyerah setelah terkena tembakan terarah di bagian tangan kanannya sehingga parang terjatuh.

“Setelah berhasil diringkus pelaku segera dibawa ke Mapolres untuk dilakukan pemeriksaan,” kata Mustijat.

Akibat amuk Matal, sepasang suami-istri berusia paruh baya yang masih tetangga Matal, tewas dengan luka parah.

Kedua korban adalah Barno (65) dan Musini (60). Musini tewas lebih dulu setelah ditebas di bagian lehernya oleh Matal dari arah belakang.

Sementara Barno yang tiba di rumah usai mencari rumput sempat berusaha lari menyelamatkan diri begitu tahu istrinya telah menjadi korban amuk Matal.

Namun, usahanya sia-sia, Barno terkejar dan langsung menjadi sasaran tebasan parang Matal hingga luka parah di bagian punggung dan kepala. Saat itu, warga tak ada yang berani menolong ataupun mendekat karena pelaku yang terus mengamuk sambil mengacung-acungkan parang.

Usai membunuh Musini dan Barno, Matal kemudian lari ke teras rumahnya dan berdiri dengan kondisi membawa parang. (Danu)

Tinggalkan Balasan