Masa Pandemi , Pemkab Blitar Peringati Hari Jadi Ke 696 Dengan Sederhana


Blitar, JTV Mataraman – Peringatan Hari Jadi Kabupaten Blitar Ke – 696 tahun ini diperingati sangat sederhana berbeda dengan tahun – tahun sebelumnya sangat meriah. Hal ini disebabkan masa Pademi covid -19. Meski demikian puncak rangkaian peringatan Hari Kabupaten Blitar ke- 696 yang ditandai dengan Pisowanan Agung di Pendopo Ronggo Hadi Negoro dengan menerapakan protokol kesehatan ini tetap khidmat dan penuh makna. Rabu (05/08/2020).

Pisowanan Agung diawali prosesi Jengkaran Bupati dari Paringgitan ke Pasewakan di Pendopo Agung Ronggo Hadinegoro dalam prosesi ini Bupati Blitar Rijanto didampingi Wakil Bupati Blitar Marhaenis Urip Widodo, Ketua DPRD Kabupaten Blitar Suwito Saren Satoto dan juga Sekretaris Daerah Kabupaten Blitar Totok Subihandono. Prosesi ini diikuti oleh seluruh Kepala OPD di lingkungan Pemkab Blitar lengkap dengan mengenakan pakaian adat Jawa.

Acara dilanjutkan prosesi Miyosing Pusaka yakni pengeluaran Pusaka Panji-panji Kabupaten Blitar yang terdiri atas kitab sejarah, panji lambang daerah, dan Damar Hurub Hambangun Praja. Pengeluaran pusaka ini dilaksanakan oleh Pasukan Bhayangkara dan Petugas Lung-tinampil dari Gedhong Pusaka menuju Pasewakan Pendopo Agung Ronggo Hadinegoro.

Bupati Blitar H. Rijanto mengatakan peringatan Hari Jadi Kabupaten Blitar tahun ini jatuh 5 Agustus diperingati dengan sederhana karena masa pandemi dan perlu prihatin. Untuk itu, kita harus tetap hati-hati dan terus mengikuti protokol kesehatan yang diarahkan oleh pemerintah.” Ujarnya.

“ Kami meminta masyarakat untuk ikut bantu mendo’akan melalui Hari Jadi Blitar ke- 696 ini wabah virus corona segera hilang, sehingga pemulihan ekonomi akan terus berjalan dengan baik. Dengan Semangat Hari Jadi Blitar ke 696 ini kita bisa membawa Kabupaten Blitar semakin kompak, maju dan berdaya saing dan semakin sejahtera”. Tukas Bupati H.Rijanto.
Sementara itu Wakil Bupati Blitar , Marhaenis Urip Widodo berpesan tahun ini bersamaan tahun dan politik 9 desember akan di gelar Pemilihan Kepala Daerah. ” Kami berharap masyarakat tetap menjaga situasi kondusif berbeda pilihan politik bukan menjadi masalah karena itu bagian subtansi demokrasi. “.Ucap Marhaenis U.W ( As)

Tinggalkan Balasan