Mantan Napi, Dua Bacaleg Tulungagung Terancam Dicoret

Tulungagung – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tulungagung, memastikan ada dua mantan narapidana kasus penipuan yang namanya masuk dalam daftar calon legislatif dalam bursa Pemilu 2019.

“Ya, ada dua mantan napi ikut mendaftar melalui Partai Demokrat dan Golkar,” kata Ketua KPU Tulungagung Suprihno.

Tambah Suprihno, setiap bacaleg yang pernah menjalani hukuman karena kasus pidana, wajib mengumumkannya di media cetak harian maupun nasional.

“Surat pernyataan itu harus dilampirkan ketika mendaftar, sekaligus surat keterangan dari pimpinan redaksi media yang digunakan, yang menyatakan jika bacaleg tersebut sudah mengumumkan kepada publik bahwa dirinya pernah menjadi napi,” katanya.

Suprihno enggan menyebut nama bacaleg yang memiliki riwayat kasus pidana tersebut.

Namun informasi yang beredar, kedua bacaleg itu berinisial Bogi (Partai Demokrat) dan Riyanah (Partai Golkar). Keduanya, dalam kasus dan periode berbeda, pernah terjerat kasus pidana penipuan CPNS.

Lanjut Suprihno, hingga kini bacaleg yang melakukan perbaikan masih sekitar 50 persen dari jumlah bacaleg yang mendaftar sebanyak 561 bacaleg.

“Rata-rata bacaleg kekurangan surat keterangan sehat rohani dari rumah sakit. Dimungkinkan besok semua bacaleg akan melengkapi semua berkas persyaratan,” pungkasnya.

Bagi caleg yeng pernah menjalani hukuman, hari ini (Selasa, 31/7) persyaratan itu harus dipenuhi. (Danu)

Tinggalkan Balasan