Lubang Jalan Sering Akibatkan Kecelakaan, Warga Kauman Tanami Pohon Pisang

Tulungagung – Geram lantaran jalan rusak tak kunjung di perbaiki, warga menami sebuah pohon pisang di tengah lajur sisi utara, jalan Nasional yang menghubungkan Kabupaten Tulungagung-Trenggalek, di Desa Bolorejo, Kecamatan Kauman, Kabupaten Tulungagung, Selasa (13/11/2018).

Pisang ini ditanam oleh beberapa warga sekitar sebagai penanda terdapat lubang sedalam 60 cm. Lubang ini muncul akibat gorong gorong saluran air yang berada dibawah jalan ambrol.

Rudi (36), warga sekitar menuturkan, lubang ini muncul sudah lama. Perbaikan hanya dilakukan dengan cara tambal sulam sehingga selalu muncul lubang lagi usai diperbaiki.

“Sebenarnya rusaknya sudah lama. Tapi ditambal terus, gak pernah diperbaiki,” ujarnya.

Sebelumnya warga memasang tanda adanya lubang ini dengan bambu. Sebab lubang ini sangat membahayakan pengendara, khususnya motor dari arah barat. Namun tanda keberadaan lubang ini kerap rusak karena ditabrak kendaraan.

Sementara itu berdasarkan pantauan kerusakan gorong-gorong ini semakin parah. Lubang saluran air nyaris tertutup meterial dari gorong-gorong yang runtuh.

“Kalau hanya ditambal akan terus berlubang lagi. Solusinya dibongkar setengah-setengah, terus diganti yang baru,” tuturnya.

Pohon pisang ini ditanam dilubang ber diameter sekitar 20 sentimeter. Lubang ini sering menyebabkan kecelakaan lalu lintas, terutama saat malam hari. Pengendara yang tidak biasa melintasi jalur ini sering menjadi korban. Beberapa diantaranya bahkan meninggal dunia.

Tinggalkan Balasan