Lembaga Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Sekartaji Upayakan Kabupaten Blitar Menjadi Ramah Anak

Blitar – Lembaga Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (LP3A) Sekartaji Kabupaten Blitar menggelar Seminar Nasional sekaligus memperingati hari HAM (10/12) di Wisma PKPRI Blitar, kamis (13/12/2018). Seminar ini bertemakan Kebijakan Bantuan Hukum Bagi Disabilitas, Peremuan dan Anak Berkonflik Hukum.

Seminar tersebut sekaligus di resmikannya LP3A Sekartaji yang dibuka langsung oleh ketua Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Anak (PPA) Kabupaten Blitar Sri Suhartini. Tampak dihadiri Wakapolres Blitar Kota Kompol Widarmanto, KemenkumHAM Jawa Timur Dian Megawati dan Pengacara, Faris, SH., MH serta diikuti oleh ibu PKK kabupaten Blitar, beberapa mahasiswa dan tampak juga dihadirkan anak disabilitas.

Banyaknya kasus tindak kejahatan yang sering di alami oleh perempuan khususnya pada anak di Kabupaten Blitar yang melatar belakangi terbentuknya LP3A. Lembaga ini di gagas oleh Beti Wirandi, SH., MH selaku direktur LP3A yang bertujuan untuk menampung masyarakat yang membutuhkan perlindungan hukum di bidang pendampingan hukum , pemberdayaan sosial dan penelitian.
Direktur LP3A Blitar Beti Winardi mengatakan dengan adanya seminar nasional yang di gelar kaitannya dengan kekerasan perempuan dan anak khsusnya disabilitas. Pihaknya akan terus berkoordinasi dengan lembaga maupun instansi yang ada kaitannya dengan pemberian hak dan bantuan hukum bagi perempuan dan anak tersebut.

“Kami akan berupaya untuk mendampingi bagi anak-anak yang mengalami permasalahan hukum. Program ini tentu untuk wilayah kabupaten dan kota, sehingga harapannya kabupaten maupun kota Blitar menjadi layak dan ramah anak. Selain itu kami juga membuka posko pelaporan dan pendampingan penyuluhan-penyuluhan, ” Ungkapnya.

Sementara itu perwakilan dari polres Blitar kota Wakapolres Blitar Kota Kompol Widarmanto menyampaikan ada 14 perkara perempuan dan anak yang sudah ditangani baik sebagai korban, saksi maupun pelaku. Tentu saja dengan keberadaan LP3A Sekartaji membantu dan menjamin dari pada penegak hukum di wilayah kabupaten maupun kota Blitar untuk bisa mendampingi dan memberikan pemberdayaan perempuan dan anak yang mengalami konflik hukum.

“Penanganan perempuan dan anak ini harus mendapatkan perhatian kusus baik dari pemerintah, aparat penegak hukum dan elemen masyarakat.Peraturan perundang-undangan yang terkait dengan perlindungan khususnya bagi kaum disabilitas , dalam implementasinya perlu kita kawal dan kita awasi agar hak-hak kaum disabilitas ini terpenuhi. Karena pada kenyataannya banyak masyarakat tidak tahu mengenai perlindungan bagi disabilitas.” Tuturnya.

Kabid PPA Dinas PPKBP3A Kabupaten Blitar menambahkan bahwa PPA Kabupaten Blitar menyambut positif adanya LP3A Sekartaji. Hal ini dapat menjadi kekuatan baru untuk PPA Blitar dan dapat bekerja sama untuk menangani kasus korban perempuan dan anak di kabupaten Blitar dan kota.

“Tugas kami hanya di perlindungan korban, sehingga apabila terjadi kasus pada perempuan dan anak. LP3A dapat berkoordinasi degan kami terkait penanganan psikolog. Selain psikolog kami juga memiliki tokoh agama untuk mendampingi. Sehingga harapannya dengan adanya LP3A Sekartaji Blitar dapat menjadi solusi positif pada permasalahan hukum perempuan dan anak di kabupaten Blitar.” Kata Kabid PPA Sri Suhartini. (Ervin)

Tinggalkan Balasan