Laporkan Pungli PTSL, Belasan Warga Nganjuk Datangi Kejaksaan

Nganjuk – Sebanyak 15 warga Desa Sonopatik Kecamatan Brebek Nganjuk, mendatangi Kejaksaan Negeri Nganjuk. Warga melaporkan untuk kedua kalinya terkait pungli PTSL, karena pihak warga sempat melapor hal yang sama pada dua bulan lalu, namun pihak kejaksaan tidak juga menuntaskan kasus tersebut.

Menurut Supatmo, pemohon sertifikat PTSL, ia dan warga lainnya sebanyak 600 pemohon ditarik biaya sebesar Rp 500 ribu hingga Rp 750 ribu oleh Kukuh, kepala dusun desa setempat, untuk biaya pengurusan sertifikat program ptsl tahun 2018.

“Kita keberatan atas besaran biaya itu, sebab pada aturan 3 menteri hanya sebesar Rp 150 ribu saja. Terlebih tidak ada penjelasan yang rinci terkait keperuntukan biaya tersebut,” kata Supatmo.

Sementara menurut Kasidatun Kejaksaan Negeri Nganjuk, Jimmy Sandra, pihaknya menerima laporan dari warga tersebut dan melakukan telaah dan kajian. “Kita meminta kepada warga agar melengkapai bukti bukti pungli PTSL sebesar Rp 500 ribu hingga Rp 750 ribu,” kata Supatmo.

Terkait laporan sebelumnya, pihak kejaksaan sudah melakukan telaah dan mengumpulkan alat bukti guna pemerosesan lebih lanjut.

Hingga saat ini, phak Kejaksaan Negeri Nganjuk sudah menerima sebanyak 3 laporan dari warga, terkiat adanya dugaan pungli PTSL dari berbaga desa di Nganjuk. (Sarwani)

Tinggalkan Balasan