Kurir 2070 Liter Miras Ilegal di Tangkap Polres Trenggalek

Trenggalek – Prestasi kembali ditorehkan oleh Polres Trenggalek. Setelah beberapa hari lalu ungkap kasus benur (baby lobster) ilegal senilai miliaran rupiah, hari ini Jumat 29 Juni 2018 jam 03.00 WIB team patroli Satsabhara tangkap kurir miras 2070 liter diwilayah hukumnya.

Menurut Kapolres Trenggalek, melalui Wakapolresnya Kompol Agung Setyono mengatakan bahwa miras tersebut dikirim dari daerah Jawa Tengah. “Miras berjenis arak jowo sebanyak 1380 botol ukuran 160ml tersebut diangkut menggunakan kendaran truck”, kata Wakapolres.

Penangkapan berawal dari kecurigaan anggota Satsabhara saat melakukan patroli didaerah Kecamatan Gandusari. Benar saja, setelah dilakukan pemeriksaan ada minuman keras ribuan liter yang disembunyikan dibawah tumpukan jerami. “Karena anggota curiga dengan kendaraan truck berplat nomor luar daerah yang beraktifitas pada dini hari, maka dilakukan pemeriksaan. Ternyata memang benar, didalam kendaraan ditemukan ribuan botol miras yang dikamuflase dengan tumpukan jerami”,lanjut Agung.

Menurut hasil pemeriksaan awal pada tersangka, minuman keras tersebut akan diedarkan diseputaran wilayah Kecamatan Gandusari. “Tersangka mengaku masih pertama kali melakukan pengiriman, dengan ongkos kirim 1 juta rupiah. Miras ilegal senilai 96 juta rupiah yang merupakan milik warga Sukoharjo tersebut rencananya dikirim kepada seseorang yang sekarang masih dalam pendalaman penyidik”, sebut perwira menengah ramah ini.

Pelaku akan dikenakan pasal 135 subsider pasal 142 Undang-Undang RI nomor 18 tahun 2012 tentang Pangan dengan ancaman hukuman penjara 2 tahun dan denda maksimal 1 miliyar rupiah.

Dan guna mempertanggung jawabkan perbuatannya, tersangka yang tercatat sebagai warga Jember tersebut sekarang masih ditahan di Mapolres Trenggalek bersama kendaraan truck bernopol P 8979 UK. (Heru Gondrong)

Tinggalkan Balasan