Kunjungi Kecamatan, Pjs Bupati Ingatkan Birokrasi Harus Jadi Pelayan Masyarakat Yang Baik

Tulungagung – Menjabat sebagai Pelaksana Jabatan Sementara (PJS) Bupati Tulungagung, menjadi  sebuah tugas yang tidak ringan  bagi DR Djarianto, pasalnya bupati yang menjadi kepala daerah, harus menjadi contoh bagi instansi pemerintah yang berada di bawahnya, Djarianto yang juga masih menjabat sebagai kepala Dinas Pariwisata Provinsi Jawa timur ini, terus melakukan kunjungan ke tingkat kecamatan. Sembilan belas kecamatan yang ada di Kabupaten Tulungagung di datanginya, untuk berkoordinasi dengan pejabat birokrasi yang ada di bawahnya, terkait persoalan yang muncul di tingkat kecamatan maupun desa.

Dalam kordinasi ini, Pjs Bupati  Tulungagung Djarianto, mengajak birokrasi mulai  dari tingkat Kabupaten hingga tingkat desa, untuk menjadi pelayan masyarakat, “lebih baik kita jadi pemimpin yang bermanfaat bagi masyarakat, daripada jadi pemimpin yang justru menyusahkan masyarakat” ungkap Djarianto, saat kunjunganya di kecamatan Sumbergempol.

Djarianto mencontohkan,  untuk jadi pemimpin yang baik, seorang pejabat pemerintah harus bekerja keras, untuk kesejahteraan masyarakat, dengan cara meningkatkan pertumbuhan ekonomi di wilayah masing masing, baik di tingkat kecamatan maupun desa, caranya dengan  mengalokasikan APBD untuk kepentingan masyarakat, bagi pemerintah daerah , maupun APBDes untuk tingkat desa.

Menurut Djarianto, pandangan masyarakat kepada birokrasi sekarang ini, sudah tidak seperti dulu. Karena masyarakat sudah mulai cerdas, dan kritis dalam berbagai aspek kehidupan, serta telah paham, bahwa birokrasi adalah pelayan masyarakat.Birokrasi saatnya harus terbuka kepada masyarakat, karena APBD maupun APBDes, adalah milik rakyat.

Di tahun 2017 kemarin, pertumbuhan ekonomi Tulungagung mencapai 5,4 persen, sama dengan pertumbuhan ekonomi pusat, namun masih kalah dengan pertumbuhan ekonomi provinsi Jawa timur yang mencapai angka 5,6 persen. Namun begitu, pertumbuhan ekonomi ini, masih bisa terus di tingkatkan, dengan mengoptimalkan perekonomian yang ada di desa desa, dengan cara memberikan fasilitas pendukung bagai masyarakat.

Tak lupa, Djarianto berpesan kepada seluruh masyarakat untuk tetap rukun dalam bermasyarakat, meskipun dalam pemilihan bupati dan wakil bupati, maupun gubernur dan wakil gubernur nanti beda pilihan. Pasalnya Tampa ada kerukunan pertumbuhan ekonomi di masyarakat juga akan terganggu. “Dalam pilkada nanti, meskipun berbeda pilihan, saya harap masyarakat tetap rukun ” tutup Djarianto. ( Bondan ) .