Komunitas Panji Laras Motor Jadoel (PMJ) Gelar Do’a Bersama Korban Lion Air

Blitar – Musibah jatuhnya pesawat Lion Air JT 610 yang menewaskan 189 orang menggerakkan membuat keprihatinan dan menggugah Komunitas Panji Laras Motor Jadoel (PMJ) kabupaten Blitar untuk menggelar doa bersama.

Wakil Bupati Blitar sekaligus pembina Komunitas Panji Laras Motor Jadoel (PMJ) mengajak semua anggota PMJ dan masyarakat untuk mendoakan korban Lion Air. Di kabupaten Blitar ada dua orang turut menjadi korban pesawat Lion Air yang na’as tersebut.

“Musibah ini adalah duka kita bersama. Semoga keluarga korban diberi kekuatan dan kesabaran. Sebagai bentuk dukungan moril, kami bersama para anggota PMJ melakukan doa bersama,” Kata Marhaenis. U. W, Minggu(4/10/2018).

Pesawat Lion Air JT 610 tujuan Jakarta-Pangkal Pinang Senin pagi jatuh di perairan Karawang, Jawa Barat. Pesawat tersebut berangkat dari Bandara Soekarno Hatta pada pukul 06.10 WIB dan hilang kontak pada pukul 06.33 WIB. Sebanyak 189 penumpang dan awak kabin hampir dipastikan meninggal dunia.

Marhaenis. U. W mengatakan doa bersama dilakukan sebagai wujud kepedulian para anggota PMJ atas musibah yang menimpa para penumpang Lion Air. “Kami berdoa untuk para korban, juga bagi keluarga yang ditinggalkan supaya diberi kekuatan dan ketabahan menghadapi cobaan,” ujar dia.

Do’a bersama ini digelar di halaman kediaman Marhaenis sebelum para anggota komunitas PMJ melaksanakan touring motor jadoel ke destinasi wisata Keboen Kopi Karanganyar desa Modangan Kecamatan Nglegok. Touring ini sekaligus bertujuan untuk memperkenalkan salah satu obyek wisata bernilai sejarah perjuangan zaman Penjajahan Belanda. (M. Asrofi)

Tinggalkan Balasan