Kades Kebonduren, Optimis Membawa Maju Desanya Perioritaskan Pembangunan Fisik

Pebangunan Saluran Irigasi Padat Karya BKK dan Fasiltas Olaha Raga Fitnes Ruang Terbuka Desa Kebonduren

Blitar,JTV Mataraman : Sejak dipercaya oleh masyarakat menjadi Kepala Desa Kebonduren Kecamatan Ponggok Kabupaten Blitar 16 Desember 2019 lalu,  Sukarman langsung tancap gas all out melakukan perbaikan dalam menata desa yang dipimpinnya.

 Mensejahterakan masyarakat baginya kewajiban yang harus dilakukan, baik melalui pembangunan fisik dan sosial harus meningkat agar masyarakat lebih sejahtera.

 Memang untuk membangun desa  tidak semudah yang dipikirkan perlu adanya dukungan masyarakat. Terkadang perbedaan politik dalam pilkades sebelumnya menjadi hambatan.  Namun di desa Kebonduren hal tersebut tidak berlaku karena kepiwaian Sukarman dalam mempersatukan warganya.

 Al hasil belum genap satu setengah tahun menjabat kepala desa , sudah banyak perubahan terutama pembangunan infrastruktur fisik mengalami kemajuan pesat. Seperti pengaspalan jalan tiga titik sepanjang 1400 meter, pavingisasi  300 meter, jembatan ,plat duiker, jalan makadam, sarana olah raga berupa fitnes ruang terbuka dan saluran irigasi sepanjang  260 meter.

“Kepercayaan masyarakat harus dimanfa’atkan sebaik – baiknya dan kami masih memperioritaskan pembangunan insfrastruktur fisik. Karena terutama jalan desa masih banyak yang belum diaspal serta saluran draenase atau irigasi perlu ditingkatkan agar hasil pertanian meningkat hasil panen melimpah.” Kata Sukarman ,jum’at (05/03/2021).

 Lanjut Sukarman , semua pembangunan infrastruktur fisik itu selain menggunakan dana desa , ia berupaya mencari pembiayaan dari pos lain, baik APBD II, Propinsi dan menjalin komunikasi lintas sektor demi kemajuan desa yang dipimpinnya.

“  Kita harus terbuka , masyarakat harus diajak bicara selain itu membangun harus melalui perencanaan yang jelas dan mempertimbangkan aspek manfa’at.” Jelasnya.

Seperti misalnya pengelolaan dana Bantuan Keuangan Khusus (BKK) tahun 2020 sebesar 100 juta dapai pemerintah daerah. Dana tersebut diperuntukkan membangun saluran irigasi sepanjang 130 meter X 2 sisi , tinggi 90 cm, tebal 30 cm dan dasar cor semen. Selain itu dalam pengerjaanya padat karya melibatkan masyarakat sekitar.

Menurut Sukarman Dana BKK sangat bermanfa’at untuk saliran irigasi dengan harapan saluran air lancar tidak tersumbat dan pertanian menjadi baik dan petani bisa sejatera dengan hasil panennya meningkat.

” Pembangunan saluran ini sangat diharapkan petani agar bisa mengatur kebutuhan air. Kami berharap di tahun mendatang dana BKK diperuntukkan  desa jumlahnya lebih besar.” Pungkasnya.

Dwi Suko Basuki , warga setempat mengaku senang dengan kebijakan pememrintah desa yang selalu memperhatikan pembangunan untuk kemajuan desa dan kesejahteraan masyarakat.  Menurut pembangunan inftarstruktur irigasi sangat baik untuk  pertanian.

“ Saya berharap pembangunan saluran irigasi terus menjadi perioritas pemerintah desa . masih banyak yang perlu dibangun saluran irigasi untuk pertanian mengungat lahan pertanian desa Kebonduren sangat luas.” Ujarnya.

 Dwi juga mengapresiasi adanya pembangunan fasiltas olah raga fitness di tempat terbuka yang berada  pinggiran lapangan desa Kebonduren. Selain menjadi ramai menuju lapangan, masyarakat bisa menikmati fasiltas olah raga gratis. (As)

Tinggalkan Balasan