Kades Edi Sarwono ” Tanamkan Kesadaran Masyarakat Membangun Desa Bersama”

Kantor Desa Karanggayam Sebagai Pusat Pelayanan Masyarakat

Blitar, JTV Mataraman : Sejak dilantik sebagai Kepala Desa Karanggayam Kecamatan Srengat Kabupaten Blitar akhir 2019 lalu, Edi Sarwono tidak mau menyia-nyiakan kepercayaan masyarakat terhadap dirinya dan akan berniat dengan tulus  menjalankan  roda pemerintahan desa secara baik , transparan dan akuntabel.

Edi Sarwono , Kepala Desa Karanggayam ini sebelumnya selama 12 tahun pernah mengabdi sebagai perangkat desa, dirinya paham betul karasteristik masyarakat desa Karanggayam. Oleh karenanya begitu di berikan amanah untuk memimpin desa Karanggayam , dirinya langsung “ Tancap gas “dengan segudang program kerja untuk memajukan desa dan mensejahterakan masyarakat.

Realisasi Pembangunan Saluran Dan Sarana Olah Raga Lapangan Futsal Oleh Pemdes Karanggayam

Menurut Edi Sarwono sejak dilantik langsung menyusun program kerja , karena bersamaan pandemi Covid-19 , sehingga ada refocusing atau pemangkasan anggaran yang berimbas terhadap sejumlah program yang beriorentasi untuk kesejahteraan masyarakat tertunda. Menurutnya, akibat refocusing tersebut, setiap desa mau tidak mau harus menyesuikan programnya yang telah digagas sebelumnya.

“  Karena ada refocusing , kita harus tau yang mana program yang penting, mana program yang bisa ditunda dulu. Meski begitu kami masih bisa merealisasikan pembangunan dengan menggunakan anggaran dana desa (DD) selain digunakan untuk bantuan masyarakat tunai (BLT DD) juga untuk  membangun fasilitas olah raga berupa  lapangan futsal.” Kata Edi Sarwono kepada JTV Mataraman,senin (05/04/2021).

Realisasi Pembangunan Lampu Penerangan Jalan Swadaya Masyarakat Dan Penyerahan Bantuan Lansung Tunai Dana Desa (BLT DD) Dampak Pandemi Covid -19

 Lanjut Edi selain lapangan futsal juga merealisasikan pembangunan saluran irigasi yang bersumber dana keuangan khusus (BKK) yang pengerjaanya selesai akhir desember 2020, kemarin. Menurutnya Di  Tahun 2021 banyak program yang akan realisasikan oleh pemdes Karanggayam  baik menggunakan anggaran bersumber dari DD maupun APBD dua .

“ Alhamdulillah, tahun ini kita akan kita realisasikan bedah rumah tidak layak huni (RTLH)  sebanyak 15 unit dari dinas Perkim dan program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) dari Dinas Kesehatan , berupa membangun jamban dan sisitem perhawaan ( ventilasi ) rumah warga. Selain itu juga membangun saluran di sejumlah titik “.jelasnya.

Dalam memimpin desanya , Edi Sarwono selalu merangkul warganya untuk turut berperan dalam meningkatakan pembangunan. Banyak cara yang dilakukan untuk mengajak atau  mempengaruhi masyarakat untuk berkembang dan ikut berpartisipasi dalam progam yang dijalankan untuk mencapai tujuan.

”Selain merencanakan kami juga menggerakkan dan memotivasi masyarakat  , terbukti kesadaran mereka timbul bahkan beberapa lingkungan RT sudah merealisasikan sendiri pembangunan lampu penerangan jalan dengan biaya swadaya yang tidak sedikit dan ini patut kita apresiasi.” Tuturnya.

Dirinya optimis kesadaran masyarakat sudah terbangun, semua pembangunan yang di desa akan terealisasikan tanpa harus menggantungkan  anggaran dari pemerintah.” Memang tidak mudah menumbuhkan kesadaran masyarakat , lebih – lebih disa’at pandemi covid -19, butuh sentuhan – sentuhan lewat sejumlah kreatifitas warga.” Pungkasnya.(As)

Tinggalkan Balasan