Jual Miras Oplosan, Ibu Rumah Tangga di Blitar Diciduk Polisi

Blitar – Seorang ibu rumah tangga di Kabupaten Blitar, ditangkap Satreskrim Polres Blitar Kota, karena menjual miras oplosan. Selain mengamankan puluhan liter miras oplosan yang dikemas dalam botol siap jual, polisi juga mengamankan bahan-bahan yang digunakan untuk meracik miras oplosan.

Pelaku Lilis Sutiyah, warga Desa Sumberasri Kecamatan Nglegok Kabupaten Blitar. Pelaku hanya tertunduk malu, saat digelandang petugas. Wanita berusia 48 tahun ini ditangkap petugas, karena menjadi penjual miras oplosan.

Dari tangan tersangka, polisi berhasil mengamankan puluhan botol miras oplosan siap jual, belasan liter alkohol kadar 90 persen, sirup madu serta satu galon air mentah yang digunakan tersangka untuk meracik dan mengoplos miras oplosan.

Di depan petugas, Lilis yang hanya lulusan SD ini mengaku, tidak mempunyai keahlian sama-sekali untuk meracik miras. Ia hanya mengira-ngira saat meracik miras oplosan. “Satu liter alkohol, dicampur air mentah 5 leter dan diberi sirup madu untuk perasa,” kata Lilis Sutiyah, pelaku pengoplos miras.

Sementara itu Kapolres Blitar Kota, AKBP Adewira Siregar Negara mengatakan, miras oplosan yang diracik sendiri, dijual perbotolnya dengan harga Rp 25 ribu. Biasanya, para pembeli miras oplosan langsung datang sendiri ke warung. “Kami akan menjerat dengan pasal 204 KUHP dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara,” kata AKBP Adewira Siregar. (Moh. Asrofi)

Tinggalkan Balasan