Jringan Lemot, Pemohon KTP Elektroni Harus Menggu 6 Jam

Tulungagung – Harap Tulungagung untuk bisa mendapatkan pelayanan yang cepat di kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Tulungagung, masih jauh dari harapan. Karena jaringan masih menjadi kendala utama, yang mengakibatkan ratusan pemohon Surat Keterangan Pengganti EKTP (Suket) di Kantor Dispendukcapil.

Ratusan pemohon yang sudah mengantri sejak pagi hari baru bisa mendapatkan surat yang dibutuhkan pada pukul 13.30 wib.

“Ya memang jaringan lemot, mau apa lagi” Ujar Kepala Dispendukcapil Tulungagung, Justi Taufik yang ditemui di ruangannya.

Justi menambahkan masalah jaringan menjadi kendala utama yang harus dihadapi petugas selama ini, pihaknya tidak bisa berbuat banyak dan hanya bisa menyiasatinya, dengan jalan meminta pemohon yang telah menyelesaikan proses pemberkasan EKTP untuk kembali lagi setelah pukul 13.00. Kemudian setelah waktu yang disepakati, mereka bisa kembali untuk mendapatkan berkas yang diinginkan, baik masih berupa Suket maupun sudah berupa EKTP.

“Pemohon yang sudah selesai pemberkasannya diminta datang lagi setelah istirahat jam 13.00 siang, baru mereka bisa dapat identitas yang diinginkan,” Lanjut Justi.
Kendati sering menghadapi masalah jaringan, namun Justi menegaskan pihaknya tetap mampu melakukan perekaman dan pencetakan EKTP dalam jumlah yang cukup signifikan. Hingga awal mei tahun ini pihaknya telah melakukan perekaman kepada 865.591 jiwa, dari target 851.291 jiwa artinya melebihi target yang ditetapkan, namun dari data tersebut belum semuanya siap dicetak menjadi EKTP sebab masih ada sekitar 9.500an jiwa yang datanya masih belum tunggal.
“itu datanya sudah lebih 100% perekamannya, memang ada yang belum EKTP karena masih penunggalan data dan menunggu antrian” Pungkasnya.
Penunggalan data yang dimaksudkan, adalah adanya data ganda dengan pemilik yang sama, kemungkinan hal ini terjadi karena dulunya yang bersangkutan pernah memiliki identitas diri lebih dari satu dengan tujuan tertentu. Nantinya jika penunggalan data sudah final, maka pihaknya siap melakukan pencetakan mengingat stok balnko EKTP juga mencukupi. (Danu)

Tinggalkan Balasan