Jembatan penghubung antara Kecamatan Ngadiluwih dan Kecamatan Mojo Diresmikan

Kediri – Sekretaris Kabinet, Pramono Anung Wibowo, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadi Muljono, dan Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi meresmikan Jembatan penghubung antara Kecamatan Ngadiluwih dan Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri

Bupati Kediri Haryanti Sutrisno berharap pemerintah pusat juha melakukan pelebaran pembangunan jalan raya nasional sebagai penghubung antara kota dan kabupaten. “Saya menyampaikan terimakasih atas diresmikannya Jembatan Wijaya Kusuma. Saya juga berharap adanya pelebaran jalan nasional Tulungagung-Kediri. Karena kita tahu, jalan di Tulungagung sudah diperlebar tapi Kabupaten Kediri yang berbatasan belum.” kata Bupati Kediri.

Seskab RI Pramono Anung menyebut, pembangunan jembatan ini merupakan harapan lamanya dengan mantan Bupati Kediri Sutrisno. Karana merupakan salah satu cara meningkatkan perekonomian masyarakat di Kabupaten Kediri pada sebelah selatan.

“Ini merupakan mimpi saya dengan Pak Tris sejak lama. Namun baru terwujud hari ini untuk diresmikan. Ini tak lain untuk meningkatkan perekonomian masyarakat di Kabupaten Kediri.”

Lanjut Pramono, terbangunya jembatan ini agar dapat membuka isolasi dari pada barat sungai. Terutama kecamatan Mojo, mereka bisa dikirim ke pasar-pasar yang ada di timur sungai.

“Yang kedua, tentu ini dulunya menjadi program Nawacita Bapak Presiden yang selalu di semua tempat konektifitas dan infrastruktur bisa menurunkan harga barang. Nah, harapan yang sama dengan jembatan ini. Dengan hasil kebun yang ada di barat sungai juga bisa menikmati harga yang lebih kompetitif bisa dijual di timur sungai,” pungkasnya. (Danu)

Tinggalkan Balasan