Jelang Ramadhan, Polresta Kediri Musnahkan Barang Bukti Miras dan Narkoba

Kediri – Bertempat di halaman Polresta Kediri dalam rangka pemusnahan barang bukti miras dan narkoba hasil dari Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2018 Dan Kegiatan Kepolisian Yang Ditingkatkan (K2YD), Rabu (16/5/2018).

Selama operasi polisi berhasil mengungkap 7 kasus narkoba dengan barang bukti Sabu-sabu sejumlah 2,28 gram dan pil Double L sebanyak 14.500 butir. Sedangkan untuk kasus minuman keras (miras), operasi tersebut mengungkap kasus miras illegal dan oplosan dengan barang bukti 3.340 botol miras dan 39 jerigen / 3.285 liter dengan rincian 1.591 liter Arak Jawa, 531 liter Oplosan, 17,2 liter Bir Balihay, 105 liter Vodka, 719,4 liter kunthul, 73,8 liter Bir Bintang, 121,6 liter Anggur Merah, 42,8 liter Guinness, 3,55 liter Wiskhi dan 79,8 liter untuk jenis lainnya.

Pjs Walikota Kediri Jumadi yang ikut serta memusnahkan yakin operasi yang dilakukan di wilayah tugas Polresta Kediri ini tidak akan berhenti sampai disini saja, karena baginya yang terpenting adalah langkah preventif. “Kita punya banyak anak-anak di SMP, SMA, SMK yang akan menjadi penerus kita. Tugas kita adalah menanamkan keilmuan yang baik kepada mereka agar tidak terjerumus kedalam jalan yang salah,” ujarnya.

Disampaikan juga himbauan kepada para tokoh agama untuk terus memberikan pemahaman kepada umat agar menghindari narkoba dan miras. Selain itu, peran aktif masyarakat dalam membantu aparat dengan mengaktifkan kembali fungsi pemerintahan terkecil yaitu RT RW untuk mengamati kegiatan warga yang dinilai mencurigakan serta memberikan informasi kepada aparat pemerintah maupun kepolisian saat di duga terjadi kasus miras, narkoba dan terorisme yang belakangan ini marak diberitakan.

Usai rangkaian acara tersebut, Forkopimda Kota Kediri beserta seluruh undangan yang hadir membubuhkan tanda tangannya ke dalam Deklarasi Lawan Terorisme sebagai sikap untuk melawan segala bentuk terorisme dan secara tegas menyatakan tidak takut pada terorisme. (Beni)