Jelang 17 Agustus, Permintaan Bambu Tiang Bendera Meningkat

Tulungagung – Menjelang Hari Ulang Tahun (HUT) Republit Indonesia ke – 73, permintaan bambu untuk tiang bendera di pasar preng Kelurahan Bago Kecmatan Kota Tulungagung meningkat.

Penjual mengaku permintaannya meningkat hingga hingga 50 batang bambu setiap harinya, dengan harga jual per batangnya Rp. 15 ribu.

“Klo biasanya sehari hanya bisa jual 1 batang bambu perharinya, mulai masuk bulan agustus ini bisa sampai 50 batang,” ujar Kuswiyoto penjual bambu di sela sela melayani pembeli.

Peningkatan penjualan bambu tiang bendera ini dirasakan Yoto sejak hari raya idul fitri lalu, namun memasuki bulan Agustus.

Sementara bambu jenis (lanang) ini di dari wilayah kecamatan Panggul dan Munjungan Kabupaten Trenggalek.

“Ini jenis preng lanang didatangkan dari Kecamatan Panggul dan Munjungan,” tambah pria yang kerap di sapa pak Yoto tersebut.

Selain di momen HUT RI, penjualan bambu tiang bendera ini juga laris manis di moment politik, seperti saat pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada).

“Selain bulan Agustus pas pilkada lalu banyak dari partai yang membutuhkan,” pungkasnya. (Danu)

Tinggalkan Balasan