Inflasi Kota Kediri Terendah Di Jawa Timur

Kediri – Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Kediri melakukan rapat koordinasi di Ruang Kilisuci Balaikota Kediri.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Kediri, Enny Endarjati mengatakan, Inflasi tahun kalender di Kota Kediri terendah di Jawa Timur. Inflasi tahun kalender di Kota Kediri sebesar 0,40% sedangkan Jawa Timur dan nasional berada diangka 0,77%. Untuk inflasi year on year (YOY) di Kota Kediri lebih rendah 2,18% sedangkan Jawa Timur dan Nasional sebesar 3,01% dan 3,18%.

Inflasi di Kota Kediri pada bulan Februari dipengaruhi oleh kenaikkan dari seluruh kelompok pengeluaran. Diantaranya, kelompok bahan makanan naik sebesar 0,83%; kelompok makanan jadi, rokok dan tembakau naik sebesar 0,11%; kelompok perumahan, air, listrik, gas, dan bahan bakar naik sebesar 0,07%; kelompok sandang naik sebesar 0,26%; kelompok kesehatan naik 0,04%; kelompok pendidikan, rekreasi dan olahraga naik 0,01%; serta kelompok transport, komunikasi, dan jasa keuangan naik sebesar 0,20%.

Di bulan Maret ini, TPID Kota Kediri untuk mewaspadai kenaikan harga pada beberapa kebutuhan masyarakat, terutama hargga bawang dan cabai rawit. Kenaikan itu berpotensi menjadi penyumbang terjadi inflasi. “Untuk itu saya berharap kinerja keras TPID Kota Kediri dalam mempertahankan dan terus menjaga sinergitas. Sehingga dapat menjaga keterjangkauan harga barang dan jasa di Kota Kediri untuk mengendalikan inflasi agar tetap rendah,” pesannya. (Beny)

Tinggalkan Balasan